Jumat, 15 Agustus 2008

Tidurlah Wahai Kau Pujaanku

"setia waktuku"

Wahai kau pujaanku
Betapa ku ingin berikan sayang ini untukmu
Andaikata dikau tak ada
Apa daya nasibku tercipta

Semua telah menghinaku dengan cinta
Melenyapkanku dalam dunia cinta
Dan ku terjatuh dalam neraka dunia
Tersiksaku bila kau tak ada

Wahai kau pujaanku
Bila kau terlelap
Janganlah sungkan tuk tertidur
Dalam dekapan peluk mimpiku

Ku tahu bahwa kaupun lelah
Bila dunia ini selalu berjalan
Dan berputar tuk membuat sejarah
Yang harus terjadi di anntara kita

Malam yang terjalin dari masa
Takan menghapus kita dari dunia
Tidurlah dalam dekapan mimpiku
Dan tersenyumlah dalam mimpimu

Kata Cinta Yang Tak Pernah Habis

"setia waktuku"

Wahai Pujaanku...
Dengarkanlah bisikan hambamu ini..
Sang Pujangga cinta yang slalu ada..
Menyejukkanmu dengan kata-kata indah..
Yang mewakili hatiku pada sang pujaanku..
Terimalah sujud cinta dariku teman yang kucinta..

Dengarkanlah...
Kata Cintaku ini..
Yang tak pernah habis..
Karena kau begitu menawan sang pujaanku...
Tiada gerangan yang mampu seperti engkau..
Yang mampu buat inderaku terpana..

Seribu duri yang menghadangku..
Kan tetap kupijak demi menggapaimu..
Wahai pujaanku yang cantik bagaikan bidadari..
Engkau siksa jiwa ini..
Memekikkan rasa yang sakit..
Bila kutak kuasa berkata dalam indahnya..
Janganlah takut kehilangan syairku pujaanku..
Karena untukmu, kata cintaku tak pernah habis.

Bintang Terangku

"setia waktuku"


Wahai bintang
Elokmu selalu ku tatap setiap malam
Fajar yang menyingsing selalu ingin ku singkap
Agar tiraimu selalu terlontar di cakrawala
Dan kulihatr hamparanmu di langit nan gelap

Wahai bintang
Dirimulah yang kuharap dan impianku berada
Kau telah buat semua percaya
Darimulah engkau memberikan yakinya

Wahai ,,,sang bintang
Kuharap kau kabulkan doaku
Kuingin kau turun dan selalu disisiku
Dan izinkanlah aku tuk mencintaimu
Paling tidak cintailah aku
Karena aku ingin darimu berkata
Cinta kan turun atasmu

Bintang...
Jika langit tak bersinar
Ajaklah aku ke atas sana
Dan ajarilah aku tuk selalu bersinar
Hingga ku sungguh layak
Menjadi cintamu yang selalu disisimu

Mengharap Cahaya Cinta Datang

"setia waktuku"

Kulelah dalam kegelapan ini..
Kutertidur dalam kekelaman dunia..
Yang menyiksaku dalam dera jiwanya...
Kupenuh dengan peluh penyesalan..
Karena tlah rasakan cinta dahulu..
ENtahkah kepalsuan atau memang kefanaan..
Sesal ini pecah dari dasar hatiku...

Kuharapkan cahaya cinta itu datang..
Menembus liang kubur hatiku..
Yang tertutup erat bagi cinta dunia..
Kapankah, cahaya itu tiba..
Tuk berikan terang dan ajari aku hidup..
Dan bergumul dalam indahnya asmaranya..

Kutak ingin kepalsuan itu lagi..
Tuntunlah aku cahaya cinta..
Agarku tak salah arah, dan arti hidup kutemukan..
Dan dia yang engkau cipta untukku..
Kan slalu kujaga sungguh..
Pabila memang itulah yang terjadi..
Cahaya cinta itu.. kuharap menerangi aku..

Pantaskah Ku Mencinta

"setia waktuku"

Wahai insan yang disegarkan cinta..
Kalian tlah rasakan indahnya cinta..
Dan peluh kalian belum jatuh di atasnya..
Bisakah berikanku nasehat tuk brikan arti..
Tuk jadikan semuanya begitu baik adanya?

Apakah kupantas mencinta lagi.
Sejak berkali terjatuh dalam kegundahan..
DUnia mengutukku tuk tak mampu mencinta..
Padahal kumasih haus tuk rasakan semua..
Apakah ini akhir semuanya..

Doakanlah aku wahai semuanya..
Semoga aku temukan jiwaku yang tercungkil..
Dari lahirku yang terpisah darinya..
Kutak mampu berkata dengan apa-apa lagi..
Sayang, cinta dan asmara tlah lari...
Andaikata kumasih menginginkannya..
Biarkan saja kuhapus smua ini...
Dan cinta kan datang padaku tanpaku mencarinya..

Kekecewaan Atas Cinta

"setia waktuku"

Jauh sebelum kau pergi,
Ada sejuta bahagia yang ta` mungkin mampu ku ungkap
Seribu mimpi yang teramat dalam terbenam dalam hayalku
Walau ku pernah tahu kita ta` kan mampu mengagapinya
Seperti katamu, karena kau ragu??

Lalu di hari yang dulu..
Kau siksa aku dengan rindumu yang tak bertepi
Hingga ku agungkan cintamu di pelataran hatiku
Tanpa kau sadarkan akan semunya harapku
Dan...
Saat terakhir ku tak berdaya memintamu
Jangan pernah lepaskan genggaman tanganmu
Karena sungguh ta` mampu aku melangkah tanpamu
Atau sejenak saja berpaling dari tatapan cintamu
Namun saat itu,
Kau hanya membeku,bisu tanpa kata
Seolah takdir pilihan untukku dan untukmu
Memaksaku pergi,melupakan
Walau kau tahu aku tak mau..

Dan kemarin,..
Kau hadir menyapa lamunan dan kisah yang lalu
Tak ku ingkari aku masih mengingatmu dengan segala cinta
Namun sayang..
Tak mungkin ku kembali mengulang cinta yang dulu
Yang penuh duri dan keangkuhan mu
....terima kasih untuk kisah yang sempat terukir
Tak kusesali walau terlalu sakit
Dan kini,..
Biarkan cerita itu berlalu
Biarkan aku menepi melabuhkan cintaku ke hati yang lain..

Dunia Bersama Cinta

"setia waktuku"

Segarnya rerumputan..
Dan hijaunya pepohonan..
Smakin terasa indah karena cinta..
Setiap jejak langkah kaki ini..
Menukik tuk palingkan sgala gundah..
Demi menikmati dunia bersama cinta..

Rasa demi rasa yang makin tercipta..
Demi Cinta yang dijalani..
Lembut mengalir bagaikan air..
Dan kita takkan pernah tau...
Apakah cinta itu kan utuh slamanya...

Nikmati sajalah yang terjadi..
Biarkanlah sang waktu yang menjawab..
Cinta ini kan membelai hati kita..
Tuk menjawab tanya dunia sang insan..
Kesungguhan tuk menyatu dalam nama cinta..
Selamanya kita takkan tau..
Apakah cinta itu utuh slamanya...

Ku Percaya Kamu

"setia waktuku"

Betapa beruntungnya kamu sayang...
Karena kusungguh cintamu..
Yang paham akan cinta sejati..
Yang tak pernah tuntutkan sempurna..
Dari raga kita yang rentan terluka...
Sekalipun sakit itu terus mendera..

Kaupun jauh dariku...
Tapi berbahagialah slalu...
Karena kutak pernah curiga padamu...
Karena ku tau, kau cintaiku..
Meski ku tau, 1000 kumbang ada di sana..

Jangan takut sayang...
Akupun jua di sini..
Tak hilangkan kasih sayang buatmu..
Kuhanya slalu menanti dan terus menunggu..
Hingga saat kita bertemu kembali..
Pelukku takkan lepas tuk buang rinduku..

Cinta Tak Harus Memiliki

"setia waktuku"

Cinta..
Memang aku mencintaimu
Wahai kasih yag kusayang..
Memang aku sayang padamu
Tak dapat ku pungkiri
Hatiku hanya untukmu
Namun cinta tak harus memiliki

Bila kita memang tak bisa bersama
Jangan paksa lagi ‘tuk bersama
Berpisah jika itu yang terbaik
Aku tak menyesalinya..

Bahagia..
Aku ingin kau bahagia
Sedih..
Entah bagaimana rasanya
Ketika cinta mulai pergi
Aku tau kau kan sedih
Namun hanya sementara
Dan akhirnya, kau pasti bahagia..

Aku tak bisa buat kau nyaman di sisiku
Walau betapa pun mencinta
Jika bersama tak kan bahagia
Berpisah lebih baik adanya..

Relakan saja perpisahan ini
Demi malam yang indah
Pagi yang cerah
Ku kan pergi menyimpan kenangan indah kita berdua..

Belahan Jiwa

"setia waktuku"

Sejuk belaian cintamu wahai pujaanku..
Tiada duanya di dunia ini..
Kau ku sayangi begitu dalam..
Dan mulai kupahami satu per satu..
Ada makna dunia yang menjelma di dalamnya..

Kau yang jadi satu jiwaku..
Tlah tau memberikan rasa dan suka..
Dengan jalan baik tuk kita berdua..
Mempertahankan satunya cinta yang ada...
Dengan menebarkan benih kasih di hatiku...

Engkau yang slalu buatku tersenyum...
Pada dunia yang kau rangkai dengan kata..
Sebegitu manisnya tuk terucap..
Bahwasanya sangat tulus itu terucap..
KArena hatikupun merasakannya jua...

Kaulah belahan jiwaku...
Tak ingin kulepas darimu...
Hingga jiwa dan raga terpisah..
Kuharapkan kita takkan pernah terceraikan..
Sampai saat terakhir kita bahagia...
Mimpi yang nyata akan terus membahana.

Kaulah Nafas Hidupku

"setia Waktuku"

Kaulah nyawaku...
Sang nafas hidupku...
Ada dan slalu ada....
Di dalam pejam dan kedipku..

Kau bawa aku ke dalam dipan...
Agarku tertidur dalam kesedihanku...
Dan bangun tuk raih bahagia..
Bersamamu yang slalu menungguku..

Tanpamu...ku adalah raga yang mati..
Tanpamu...sesakku slalu ada terasa.
Sungguh apapun jua yang terjadi..
Tanpamu...kutakkan bisa hidup..

Di balik tanganmu..
Terpancar cinta yang besar..
Sekalipun dunia tertawa akan kebodohanku..
Tapi kusadar akan satu hal...

Kaulah nyawaku...
Dan kaulah nafas hidupku...

Keagungan Cinta

"setia waktuku"

Betapa agungnya dan ajaibnya...
Cinta melanda bagaikan wabah...
Mempu menyingkap sgla rahasia..
Yang tersembunyi di tempat yang gelap..
Cinta menerangi bagaikan mentari..
Cinta menyejukkan bagaikan air..
Dan cinta membara bagaikan kobaran api..
Sungguh ajaib jiwa itu merasakannya...

Wahai kamu yang tak mencoba..
Tuk rasakan indahnya cinta itu..
CObalah hentikan langkah dan istirahatlah..
Sejenak nikmatilah hidup dengan cinta..
Agar kau tau akan satu hal..
Kepastian cinta tak pernah berubah...
Sungguh keajaibannya pun tak sirna..
Pabila kita sungguh mencari dan haus akannya...

Datanglah pada cinta..
Makin banya kau merasanya...
Cinta takkan pudar dalam pribadimu...
Semakin dewasa adalah buktinya..
Bahwa cinta itu sejati...amat sejati...
Kekal membahagiakan satu dengan yang lainnya..

Arti Bila Kau Cinta

"setia waktuku"

Ada banyak cara untuk kita mengucapkan cinta dan bagaimana kita mengatakan cinta kita pada sang kekasih. Tapi apakah besarnya cinta itu dapat diukur dari kata-kata saja? Cinta yang kekal akan lebih berasa bila engkau sungguh-sungguh memberikan cinta itu dalam perbuatanmu pada dia yang kamu puja, dan janganlah berbuat hal bodoh yang berlawanan jauh dari apa yang kamu katakan padanya. Karena sikap dan perilaku lebih berguna nyata daripada sekedar kata-kata saja. Cintai dia...dan jangan berubah selamanya....

Hadirmu Dalam Hidupku

"setia waktuku"

Sungguh ku bahagia akan dunia
Yang ciptakan dia dalam hidupku
Yang memberikan indah semerbak
Yang setiap kali kupandangi
Eloknya tak pernah habis di mataku

Kehadiranya membawakan ku bahagia
Kehadiranya membawakan sejuta arti
Dan mungkin ku kan mati bila tak ada kau di sini
Aku sangat mengaguminya
Karena kau begitu indah dan nyata dimataku

Kehadiranmu wahai pujaanku
Memang ku perlukan setiap waktuku
Kerana apabila ku terjatuh
Hanya dikau yang mampu merangkulku
Menaiki kuda merah bersama daku
Yang lemah dan tak berdya padamu

Kehadiranmu adalah kunci abadiku
Tak mungkin kau bisa hilang
Karena engkau telah tersimpan erat
Terimakasih karena hadirmu
Hingga ku mati takan kulupakan engkau
Wahai sang pujaanku