Kamis, 04 Desember 2008

Sebuah Kejujuran Cinta

“Dari Hati Untuk Jiwa”

sungguh tak ku kira
semua yang ku ingin kini telah ada
bertemu bidadari pengisi hati penuh bahagia
saat inilah diriku akan bisa tertawa bahagia
di depan wanita sang pujaan hati penyembuh lara

ku ingin kau tau
aku sangat menyukaimu
dan sering orang menyebut ini adalah cinta
yang akan merubah dunia semakin berwarna
dengan beribu bahasa penuh makna

wahai kasihku...
jangan pernah kau lukai diriku
karena aku tak akan mampu
untuk menerima semua itu
aku percaya padamu
kaulah yang terbaik untukku
tak mungkin kau menyakitiku untuk yang kedua kali

bila memang suatu hari nanti
kau dapati makluk indah yang lebih baik dariku
jujurlah untuk mengatakanya padaku
diriku akan menyambutnya dengan senyuman pesona
dan menyadari bahwa diri ini bukanlah lagi yang terbaik
tapi semua aku tak kan sanggup membendung tangis ini
hanya sabar dan mengerti akan situasi saat kau pergi

Kudapati Cintamu

“Dari Hati Untuk Jiwa”

hari ini ku menangis lagi
tapi ku menangis karena telah kudengar
satu detak jantung pengisi hati
kau mengucap aku selalu ada di setiap gerak pikirmu
dan selalu muncul tanpa kau ingat dahulu

sayang....aku ingin kau tetap begitu
tetap mengingatku dan tetap menyimpanku dalam hati kecilmu
dan merumahkan cintaku paling pertama di hatimu
berselimut cintamu yang akan membuat hidupku menjadi biru
sebiru langit yang indah di ujung pandangku

kau berubah tapi kamu tak tahu karena apa
kau bilang kangen juga tak tahu karena apa
kau bilang sayang tak tau juga karena apa
ku jawab dengan rasa gembiraku kamu sedang jatuh cinta
karena cinta adalah suatu keindahan tanpa paksa