Rabu, 21 Januari 2009

Kumerindukanmu Kasih

"Kasihku Penyejuk Hatiku"

aku merindukanmu
aku makan, namun tak merasa
aku rindu padamu
aku tidur, namun tak beristirahat
aku rindu padamu
aku mengambil pena, namun tak dapat menulis
aku rindu padamu
Aku sendirian di sini sedang merindukanmu
Apakah kamu tau jika aku merindukanmu kasih
Aku sedang menuliskan puisi untukmu,
dan mengatakan berapa perasaanku teramat sayang padamu
Aku tuliskan ratusan puisi hanya untukmu kasih,
agar kamu tahu bahwa aku sedang rindu saat ini
Aku ingin segera bertemu ,
agar semua perasaan sedihku dan penderitaanku lenyap
Sayang, apakah kamu merindukan aku di sini?
Seperti hatiku
yang selalu memintaku
untuk datang ke tempatmu
dan segera memelukmu

Rinduku

"Kasihku Penyejuk Hatiku"

pada malam ketika rembulan mengikat janji bintang
ijinkan kutanam mawarmu di taman mimpi
di lembah cinta yang dibingkai pelangi

esok ketika kau terjaga
ceritakan padaku tentang taman bunga kita
tentang dua hati yang lebur jadi satu
tentang matahari keabadian yang merangkak perlahan
tentang kerinduan yang terus menggelora
tentang cinta yang tanpa jeda
tentang sejuta kupu-kupu kerinduan

gelora cinta bagai ombak mencium pantai
tiada kenal lelah mereka berpagutan

tapi kasihku
kerinduan ini rasanya mencekik jiwa
aku lelah mencumbui perihnya kerinduan

ingin kutelan waktu
agar aku bisa segera membelai wajahmu
membiarkanmu bersandar di bahuku
berbagi kegelisahan dan keresahan
mengurai beban yang menggantung
merasai detak jantungmu

ingin kubisikkan pelan ke telingamu
puisi indah tentang kehidupan
kebahagiaan yang ingin kita rengkuh
tentang cita-cita dan harapan
tentang indahnya salju keabadian
tentang hangatnya mentari yang merekah

ah kasihku
betapa aku tak bisa berhenti mencintaimu