Rabu, 13 Agustus 2008

Sucikan Dosa Dengan Doa

"setia waktuku"

lelah hidup berujung nista
tanpa tahu arah dan tujuan
bila tubuh terbalut dengan dosa
ta sudikah bersimpuh sampai datang kematian
sudah tulikah telingaku
sudah butakah mata hatiku
saat kebenaran datang menghampiri
mengapa keburukan yang dicari
dunia hayalmu hanya alam maya
indah...senang namun mudah sirna
sadarlah kau berdiri di alam nyata
tapi ini milik sang pencipta
tundukan keningmu di SAJADAH-NYA
pejamkan matamu di kehariba'an-NYA
jangan kau harapkan yang tak pasti
terpahit nan menyakitkan hati
lepaskan genggaman pengharapan
karna itu yang ada hanya keburukan
setipa pertemuan selalu berujung perpisahan
tak selamanya cinta berakhir kebahagiaan
hanya ululazmi yang patut kau puji
dia maha suci dan murni
Robb-ku bukakan pintu rahmat-MU
matikan sifat buruk-ku
sucikan dosa dengan do'a
hanya itu yang bisa mengatarku ke surga-MU

buat agus riyadi

"kalimantan"13 08 08

gus sory sms mu ra di bales bales aku gi ra ana pulsa....
hanya fasilitas kantor aja yang ku manfaatkan sekarang...
terima kasih dah selalu buka harian blog aku....

oya untuk cari software kamu cari aja di alamat www.getjar.com

di situ banyak aplikasi pihak ke tiga untuk handphon apa aja.asal handphonnya mendukung java atau lebih bagus yang ada OS.
ok
selamat bertugas kawan lamaku..
semoga sukses selalu

Cinta Yang Terluka

"setia waktuku"

Lelah kaki ini melangkah menelusuri jalan tak brujung
Hatiku gundah karna luka terbalut duka
aku masih sendiri meratap matahari pagi
akankah ia bersinar untuk bintang yang redup

duduk di tepian danau
sambil ku pandangi tarian kesedihan
kini cinta hanyalah sebuah kata
cinta tak lagi bermakna hanya untuk hayalan pendusta

ku masih duduk di tepian danau
senjapun datang melambai keangkuhan
bintang redup bulanpun menari riang
dikala sinar mentari terpancar di hati

ku masih duduk di tepian danau yang sunyi
sebatang rokok ku hisap hingga membakar jari
luka dihati tak mampu lagi tuk di obati
ku hanya mampu merangkai kata cinta
namun cinta tak lagi bermakna

akankah datang rasa......
untuk membalut hati yang tersiksa
karna cinta aku tak lagi menjadi seorang pujangga
kini aku hanya pecundang rasa........

akankah datang cinta
yang mampu maembalut luka
ku menunggu sampai batas usia
biarkan cinta menjadi pendusta
tapi jiwa hanya sebongkah rangka
yang mampu mengecap rasa
kan ku gapai cinta suci seorang wanita
yang ku dekap di hati dan jiwa.

Sendiri

"setia waktuku"

imajinasi berbinar di langit kepala ku
Selendang rindu membalut hati
Deru kereta melintas mengusik khayalku
Ku ketuk hati kau akan ku temui
Kado ku pandang lalu kudekap

Disamping jalan itu langkahku terhenti
Kumencari dimana bungaku berteduh
Kuraih gagang telpon yang masih asing
Pada jalan panjang tanpa kutahu arah

Mendadak dadaku tersontak
Pukulan kekecewaaan bertubi mendarat di hati......!
Kupandangi boneka manis ......sambil berucap
Kau bukan miliknya

Ku patah arang ....cukup sudah cinta ini berakhir
Kini kulangkahkan kaki untuk pulang......
Membawa 1000 kekecewaan

Ternyata aku sulit mendapatkan cinta sejati ku
Biarlah semua ini berakhir tanpa kebahagian yang dapat ku genggam
Aku sadar kini kau takkan ku miliki ...
Walau tak mampu aku melupakan mu.....tapi aku
Aku tak bisa membuang bayanganmu dalam pikiranku
Dari hati tulus terucap
Aku masih sayang kamu

Terima Kasih ”PAHLAWAN”

“HUT RI”

Hari telah tiba pada waktunya
Tahunpun berubah menjadi warna berbeda
Tapi tak berbeda dari perjuanganmu wahai pahlawan
Engkau kan hadir selalu di hadapan juangku….

Wahai pahlawanku di segara padang..
Nyawamu tak seberapa dibanding perjuanganmu...
Kau tak kunjung lelah bertempur..
Demi junjung bumi persada Indonesia...

Sekalipun 100 peluru...
Menembus ragamu yang kokoh...
Tiada ragu engkau maju...
Hingga tetesan darah penghabisan...

Tangis kami pecah di dasar liangmu...
Hingga gema merdeka...
Mampu kami sorakkan...
Demi jayanya sang ibu pertiwi..

Wahai pahlawanku....
Junjung baktimu adalah hutang..
Bagi setiap generasi..
Tuk pertahankan persada nusantara..

Doakanlah kami...
Yang masih menanggung perjuanganmu...
Sebagai pahlawan muda..
Yang kelak diandalkan bagi nusa dan bangsa..

Pahlawan...
Darahmu menyerah di tanah..
Namun namamu slalu terkenang di hati..
Terima kasih padamu..pahlawan...

Indahnya Persahabatan

"setia waktuku"

Sobat...dengarkanlah aku dan rasakan..
Bahwa kesendirianmu bukanlah selamanya..
Kami ada dan slalu ada tuk menyempurnakan...
Kita ada tuk rubah dunia dengan cagarnya..
Bukannya tuk bersungut dalam atasi cobaan..
Kita berada di satu tanah bersama..
Dan akan selamanya tertidur dalam naungannya...
Karena itu sobat, jangan merasa tiada penghuni..
Dunia ramai akan mutiara yang indah..
Yang mampu berikan cahaya tuk saling melengkapi...
Bila kau redup, katakanlah bahwa engkau sepi..
Kami kan hadir dan slalu di sisimu, sobat..
Ingatlah satu hal akan takdir yang berjalan..
Jadilah diri sendiri agar kau lebih paham..
Tiada satupun makhluk akan sama sepertimu..
Tiada satu jua yang mengerti bahwa kamu adalah kamu..
Jangan rasakan dunia berikan pahit semata..
Rasakanlah manisnya yang menggulana meski sedikit saja..
Dan kau kan tau, betapa indahnya persahabatan..
Meskipun di kala senang kau tak hadir...
Namun di kala kesepian dan sedih engkau slalu ada..
Jadilah dirimu apa adanya, karena tiada yang tau..
Bahwa engkau adalah dirimu, dan akun adalah aku...

Mencintaimu,,,Hidupku

"kenangan bersamamu"

"2005"
Wahai bidadariku...
Engkau berpacu di dalam hatiku..
Mendebarkan jiwaku yang haus cintamu..
Kau slalu tersenyum singkapkan asaku..
Dan menukar semua dengan manis madumu...

Engkau cantik dan rupawan..
Hatimu itu jua secantik malaikat..
Malaikat cinta yang kuimpikan..
Kelembutan yang berbalut di tubuhmu...
Adalah kesempurnaan sejati ayumu...

Sayangku yang rupawan...
Betapaku sungguh mencintaimu...
Tak seberapa nyawaku melayang untukmu..
Asalkan kau slalu bahagia bila di sisiku..
Harus kuletakkan rasa ini dalam-dalam..
Agar kau tak lari dan tetap di hati..
Karena mencintaimu adalah kebanggaanku..
Tak satu jua yang bisa berikan cinta...
Sesempurna dikau, sang Bidadari pujaan..

Cinta Yang Selalu Ada Di Hatiku

"kenangan bersamamu"

sayangku...
Kapankah kupernah mengeluh..
Bahwasaya besar cintaku ini..
Adalah kepadamu saja cintaku..
Karena sejatinya kaulah harapan..
Dan tiada makna selain dirimu...

Kutiada pernah terasa sepi..
Karena engkau slalu ada di hati...
Jiwamu tlah menyatu bagaikan roh..
Di dalam sanubari jiwaku..
Yang merah merona mengagungkanmu..
Indahnya bola matamu itu..
Laksana bulan purnama di malamku..
Ku takpernah sepi karena cahayamu..

Sekalipun kusendiri dalam ruang gelap..
Kau adalah cahaya bintangku...
Kau slalu ada di palung langitku...
Berkelipan dan bertabur berjuta..
TUk terangi aku yang slalu bersedih..
Karena harapan yang tak kunjung turun..
Tapi kau adalah harapanku...
Cintaku yang slalu ada di hatiku...
Selamanya impianku, hanya ada di atasmu..

Pabila tiba saatnya kau datang...
Tunggulah aku di sana..
Di sana aku kan menjemputmu..
Aku sayang kamu..

Awal Dan Akhir

kenangan mei 2008
"setia waktuku"

Waktu yang telah terjalin sekian lama..
Haruskah terhenti menjejak di muka bumi..
Karena kelaparan mulai melanda rerumputan..
Tuk menghijau dalam kesemian rasa..
Yang harus pudar menguning karena masa..

Angin yang lama tlah pertemukan kita..
Haruskah ada yang terbuang karena semua..
Alasan mana yang buat semuanya terpisah..
Dari teka-teki kehidupan yang begitu misteri..
Bilakah itu harus terjadi..
Kemanakah dada ini harus kuletakkan..
Agar sandarannya tak jatuh ke dasar jurang..

Kenapa ada alasan tuk bertemu..
Jika ujung tali itu memisahkan kita berdua...
Akankah ada alasan tuk merajut semua..
Kata-kata perpisahan yang menyayat kalbu..
Tuk gantikan masa pertemuan yang merenta..
Hanyalah buat tetes air mata makin melanda..

Kuhanya tau bahwa kita pernah bersama..
Memadu kasih dengan canda dan tawa bahagia.
Dengan sgala rasa yang tercampur jadi satu..
Indahkan dunia dengan kehadiran cinta kita..
Semuanya harus terbayarkan dengan perpisahan..
Yang buat jantung ini tak mampu berdetak..
Karena kita harus berpisah begitu cepatnya..