Selasa, 26 Agustus 2008

Bagian Dalam Cinta, Hidup, Dan Matiku

"setia waktuku"

Pertama kali kulihat dirimu...
Oh, sungguh kuterkesima...
Jiwaku terdiam melihat parasmu yang elok...
Sekilas, bola mataku kosong menatapmu...
Surga dunia melintas di alam sadarku...
Kusadar, engkau begitu nyata...
Suaramu..
Wajahmu..
Indahmu.. adalah nyata adanya...
Sungguh... kutemukan bidadari dalam khayalanku..
Menjadi nyata dalam wujud nan rupawan
Tangan ini beku, kaku tak bergerak mendekatimu..
Oh... apa gerakan yang menghantam ragaku..
Seperti burung aku terkekang...malukah??
Sudah...kubuang sudah rasa malu itu...
Dan paku itu tercabut membebaskan langkahku..
Hingga kau, dewi mimpiku... terjamahku...
Kau kumiliki dan tak kan kulepas..
Kau dan aku tlah menyatu dalam cinta...
Tak satupun jua yang dapat memisahkan kita..
Seandainya kupendam rasaku..
Tak mungkin sejengkalpun hatiku menyentuhmu...
Namun, Tuhan merestuinya dan berikan engkau..
Jadi bagian dalam cinta hidup dan matiku...

Pangeran Cinta

"setia waktuku"

Wahai kasihku...pujaan hatiku..
Sosokmu yang elok selalu mempesonaku...
Tak segan-segan ingin kurayu engkau..
Dengan 1001 puisi bagimu, sang pujaan hati..
Hatiku luluh, tat kala suaramu menggema..
Aku lemas dalam tatap matamu yang lembut...
Nafasmu bagai angin dipagi hari begitu sejuk..
Seolah-olah kuterjaga setiap kali bersamamu..
Ku merasakan cinta, di bola matamu kasihku..
Setiap perhatianmu, bagaikan kristal permata...
Membiaskan cahaya cinta, yang tak pernah padam
Kau tunjukkan rasa sayangmu padaku...
Sang Pangeran Cinta yang haus akan kasih..
Jika memang, waktu memanggil kita...
Kan kupinang dikau, persembahkan tahtaku padamu
Sekiranya habis darahku, tulangku pun untukmu
Sekiranya jantungku berhenti, jiwaku milikmu..
Tak apalah kuhilang apapun... namun jangan...
Jangan sampai kukehilanganmu...oh pujaanku...
Aku tak bisa hidup tanpamu..
Peluk aku, dan ijinkan aku lepaskan nyawa...
Bersamamu aku bahagia...

Langit Yang Indah

"setia waktuku"

Sore kupandang langit menjingga...
Menandakan sang langit mulai terlelah...
Lelah dan membisu, kau seperti daku wahai langit...
Kenapa lelah?? Kenapa memudar??
Birukupun hampir sirna, tapi bukanku lenyap...
Kuterlelap dan saatnya kembali ke peraduanku..
Meratap kembali, suka dan duka hari ini..
Kulalui dengan langkah yang tak sempurna..
Jalan hidupku berkelok,hampir tak terarah..
Kucoba terus, terus kucoba lagi dan lagi...
Namun, apa daya.. langkahku terhenti sejenak..
Kutakberdaya akan lika-liku hidup ini..
Yang berputar ibarat roda, menggilas sanubariku..
Langit jingga, beristirahatlah bersamaku...
Terlelah temani sang matahari, tertidur bagi bulan
Terpejam menghamparkan bintang-bintang...
Dan esok terjaga, penuh kesegaran...
Kembali menjalani hidup dan birumu tercerah..
Kau seperti daku, langit nan jingga...
Siang membiru, sore menjingga...
Kupun ingin jadi langit bagi sluruh insan...
Kita bernyanyi bagi dunia

Maaf Atas Kesalahanku

"setia waktuku"

Lelah menghitung segala kesalahanku
Mungkin bagimu ini adalah saat yang menjenuhkan
Satu persatu ku coba jabarkan kesalah itu
Mungkin ada diantaranya yang telah mengukir luka

Ada banyak jalan yang telah ku tempuh
Ada beribu kata yang ingin ku sampaikan
Walaupun terlalu banyak kesalahan yang ada
Telah ku rangkai sederet syair indah
Berharap menemukan maaf darimu

Lelah ku coba satukan puing-puing perasaan kita
Walaupun aku sadar takkan ada hasilnya
Mungkin tangiskupun takkan merubah perasaanmu
Walau hanya sedikit

Aku masih mengharapkan maaf itu
Sungguh perasaan yang sulit
Kenangan kita terhapus oleh kesalahan ini
Begitu beratkah kesalah ku ?

Kebahagiaan yang kita rangkai
Perlahan rusak menjadi puing-puing kenangan
Mungkin ada lebih banyak lagi
Walaupun kata itu hanya tersimpan dihati

Tapi tak terucap dibibir
Hanya saja jika kau masih menyisakan kata itu untuk ku
Maka kata yang kuharapkan.....
Adalah maaf darimu.

Ingin Bersamamu Slalu

"setia waktuku"

Betapa ingin bersamamu slalu
Menghabiskan sisa waktu
Melewati malam hingga pagi
Betapa ingin bersamamu
Melepas rindu yang menyesak di dada

Ingin ku peluk dirimu
Tak kan ku lepas lagi
Akan ku pertahankan kau di sisiku selamanya

Betapa ingin bersamamu
Mencintaimu seperti dulu
Ku ingin terus bersamamu
Menyayangimu seperti dulu

Bila ada kau di sisiku
Aku tak takut api membakar seluruh tubuhku
Aku tak takut ribuan belati menghujam dadaku
Bila bersamamu
Aku melupakan duka mendalam
Aku memiliki ribuan harapan dan impian yang siap terwujud
Selamanya bersamamu
Ku tak takut apapun
Ku sungguh ingin bersamamu slalu

Arti Dari Win32 ( Akhir Dari Sebuah Kesetiaan Untuk Cinta )

"setia waktuku"

Kadang di tengah malam..
Aku terbayang dan melihatmu terlelap
Ku bertanya dalam hati
Apa yang sedang kau mimpikan?
Begitu indahkah?
Melihatmu tersenyum dalam tawa riang saat bersamaku
Hatiku terasa tenang

Dan aku menyadari hidupku yang dalam hitungan saat akan berakhir
Apa yang harus ku lakukan sebelum ku benar-benar pergi?

Bila esok tak kan datang lagi untukku
Ku ingin dia tau
Bahwa aku sangat mencintainya
Dan ku ingin membisikkan beribu-ribu kata cinta dengan manis tepat di telinganya
Dan kan bahagiakan dia lebih dari sebelumnya
Sebelum aku harus benar-benar pergi

Dialah satu-satunya dalam hidupku yang buat aku semangat
Betapa aku sangat mencintainya
Dan ku percayakan pada bintang-bintang untuk menjaganya tetap bahagia
Dia tak pernah tau hidupku akan segera berakhir
Aku diam saja, karena tak ingin melihatnya menangis

Yang ku pikirkan kini adalah..
Bila esok tak kan datang lagi untukku..
Bagaimana dia menjalani hari-harinya tanpaku?
Bagaimana dia melewati jalanan hidup berlikunya tanpaku di sisinya?
Apakah cintaku saja cukup untuk menjaganya?
Sungguh ku tak ingin meninggalkannya
Namun apalah dayaku
Tuhan telah menentukannya
Win32,itulah tanda dari ini
Saat ku ucap biar dia tak sedih

Bila esok tak kan datang lagi untukku
Ingin ku habiskan sisa waktuku hanya dengannya
Menemaninya tersenyum dan tertawa
Melupakan segala duka di hati
Hanya bersamanya tuk tinggalkan kesan bahagia sebelum ku pergi
Bila esok benar-benar tak kan datang lagi untukku
Ingin terus ku pandangi wajahnya, senyumnya, tawanya, dan tangisnya
Yang pasti kan menemaniku dalam perjalanan ke surga

Dia begitu berarti dalam hidupku
Dan ku berjanji pada diriku sendiri
Akan lebih membahagiakannya hari ini
Sebelum akhirnya ku harus pergi selamanya
Akan ku katakan pada cintaku untuk menemaninya
Semoga cinta menyanggupinya
Sebelum esok tak kan datang lagi untukku..