Senin, 26 Januari 2009

Langkahku

"Kasihku Penyejuk Hatiku"

aku memulai sebuah langkah
langkah dari perjalanan untuk menjalani kehidupan
di saat aku mulai memahami tujuanku
aku pergi terlalu jauh dari kenyataan
duduk termenung disudut terdalam dari imajinasiku
belajar dan mencoba memahami tentang arti dan tujuan dari kehidupanku
hingga hari ini tiba
aku mulai tersadar
entah berapa waktu aku merenung dalam kedalaman pikiranku
hingga akhirnya sang nyatalah yang memberi inspirasi untuk aku mulai bergerak
menuju jembatan yang dulu telah kuseberangi
sebelum akhirnya terlalu lama aku terdiam
terperangkah dalam lubang hitam yang bernama pikiran dan imajinasi
melupakan kenyataan dan selalu tinggal dalam penantian
hari ini
aku akan mulai merangkak lagi sebelum dapat melangkah
menuju titik cahaya menyebrangi jembatan untuk kembali pada realita
apapun yang menantiku disana
pengalaman akan kenyataan selalu lebih punya arti daripada penantian dan perenungan dalam imajinasi

Akulah Pendosa

"Kasihku Penyejuk Hatiku"

inilah sejujurnya dari seribu satu serapah yang telah terucap
aku, aku…, aku seorang pendosa
semua hidupku adalah kebohongan
bahkan jiwa ini membohongi diriku sendiri
terus dan terus kulakukan bagai badai di tanjung harapan
kemudian… diriku kehilangan diriku
siapakah aku… siapakah aku?

kuteringat puisi “AKU” oleh Chairil Anwar
berbahagialah ia yang menemukan jati dirinya
hebat ia yang dapat lepas dari sedu dan rindu
luar biasa baginya yang mengejar mimpi dan cita
kusujud padanya yang menemukan arti dewasa
haaahh…
lalu siapakah diriku?

terkukung dalam gelapnya marah dan dendam
ku ingin lepas! ku ingin terbang!
apa daya sayap jiwaku telah melayang
menunggu gelapnya akhir dunia
terduduk dalam kekosongan
mataku tertutup kegelapan
napasku terisak
tangis pun melanda

apakah hanya ini arti hidup aku?
inikah diri aku sesungguhnya?
dimanakah seharunya aku berada?
apakah yang harus aku lakukan?
mengapa dan mengapa dan mengapa
bagaimana dan bagaimana dan bagaimana

lelah aku berusaha
ingin kuakhiri dunia
untuk sekarang dan selama lamanya…

Nyanyian Jiwa

"Kasihku Penyejuk Hatiku"

Mentari menyemburat di ufuk timur

Semilir angin selatan perlahan menggiring datangnya pagi

Sang waktu mengantar hari yg berganti ……

Dan alam ini tersenyum menyambut ke ajaiban Sang Pencipta

Di sepinya padang belantara

Di kesunyian sekeping jiwa yg merindu

Merenungi setapak jalan yg berliku panjang seakan tak berujung …..

Alangkah indahnya , jika setiap hati terselimuti oleh kasihmu

Tapi keinginan hanyalah sebuah keinginan

Terkadang tak dapat membuktikan dan tak bisa apa apa

Seperti keinginan sekeping jiwa yang sedang bernyanyi sendu

Dalam keramaian dunia dan keajaiban alam semesta raya

Aku tak tau . . .

"Kasihku Penyejuk Hatiku"

Ada apa dengan semua ini

Aku tak tau

Mengapa semuanya terjadi pada diriku

Aku tak tau

Apakah semua yang benar-benar kita dambakan harus dilalui seperti ini

Aku tak tau

Mungkinkan semua dibalik kejadian ini akan mendapatkan apa yang aku inginkan

Mudah-mudahan begitu

Oh… Tuhan…

Tunjukkanlah jalan-Mu

Jalan kebahagian yang dirido’I oleh-Mu

Kuatkan lah diriku untuk melalui semua ini

Hanya Sekali

"Kasihku Penyejuk Hatiku"

Bukan harapan yang aku inginkan dalam hidupku, yang ku inginkan adalah membuat harapan dalam hidupku

Aku terus berusaha untuk membuat harapan itu muncul, tetapi harapan yang telah
muncul di hadapanku telah dimusnahkan olah orang-orang yang sangat mengasihiku

Hari yang seharusnya dapat membuat ku tertawa bahagia kini telah berubah menjadi hari yang sangat menyedihkan bagi hidupku

Tidak ada yang terjadi pada diriku di hari itu

Tidak ada yang membuatku menderita

Hanya suatu kondisi yang membuatku merasa hampa

Dalam diriku , aku telah berjanji hal tersebut hanya akan kurasakan pertama dan terakhir kalinya di dalam hidupku

Hati Kecilku

"Kasihku Penyejuk Hatiku"

harapan-harapan yang telah terpenuhi tidak hanya membuatku bahagia

tetapi dengan tidak sengaja telah menghancurkan impian yang selama ini telah ku tanamkan dalam diriku

jiwaku haus, haus akan kebahagiaan yang seharusnya ku raih

perih, sakit selalu menyertai hati kecilku

andai semua orang dapat merasakan apa yang aku rasakan

mungkin mereka juga akan melakukan hal yang sama seperti hal bodoh yang telah aku lakukan

tolong aku

Penyesalan Tiada Akhir

"Kasihku Penyejuk Hatiku"

Jika waktu dapat berbalik arah
Akan ku tata kehidupanku seindah bayanganku
Tatapi kini aku sadar semua itu hanyalah penyesalan belaka
Hal-hal yang belum pernah terpikirkan di masa itu, kini telah menjadi beban hidupku
Sekarang semuanya sudah berlalu dan terlambat untuk di ubah
Hidupku akan selalu berada di dalam keadaan yang sangat menyakitkan
Inilah hidupku , tidak ada seorangpun yang tahu tentang hidupku
Hanya diriku yang mengerti hidupku
Seandainya waktu dapat berputar kembali
Aku lebih memilih untuk tidak dilahirkan di dunia ini
Aku tidak ingin dilahirkan bukan untuk diriku sendiri,
Tetapi untuk mereka yang melahirkanku karena aku sadar
Kehadiranku hanya membuat beban yang sangat berat bagi mereka