Senin, 26 Januari 2009

Akulah Pendosa

"Kasihku Penyejuk Hatiku"

inilah sejujurnya dari seribu satu serapah yang telah terucap
aku, aku…, aku seorang pendosa
semua hidupku adalah kebohongan
bahkan jiwa ini membohongi diriku sendiri
terus dan terus kulakukan bagai badai di tanjung harapan
kemudian… diriku kehilangan diriku
siapakah aku… siapakah aku?

kuteringat puisi “AKU” oleh Chairil Anwar
berbahagialah ia yang menemukan jati dirinya
hebat ia yang dapat lepas dari sedu dan rindu
luar biasa baginya yang mengejar mimpi dan cita
kusujud padanya yang menemukan arti dewasa
haaahh…
lalu siapakah diriku?

terkukung dalam gelapnya marah dan dendam
ku ingin lepas! ku ingin terbang!
apa daya sayap jiwaku telah melayang
menunggu gelapnya akhir dunia
terduduk dalam kekosongan
mataku tertutup kegelapan
napasku terisak
tangis pun melanda

apakah hanya ini arti hidup aku?
inikah diri aku sesungguhnya?
dimanakah seharunya aku berada?
apakah yang harus aku lakukan?
mengapa dan mengapa dan mengapa
bagaimana dan bagaimana dan bagaimana

lelah aku berusaha
ingin kuakhiri dunia
untuk sekarang dan selama lamanya…

Tidak ada komentar: