Rabu, 20 Agustus 2008

Bidadariku

"setia waktuku"

Cintaku merasuki jiwaku dalam rupamu...
Kasih...
Dikau bagaikan bidadari bagiku...
Engkau sangat sempurna di mataku...
Segala di dunia telah engkau sempurnakan...
Kut'lah temukan belahan jiwaku...
Kut'lah temukan serpihan hatiku...
Kasih, pelangi itu kupersembahkan untukmu..
Kan kusayat dadaku, hati ini kubungkus bagimu
Darahku kan kucurahkan, kutadahkan untuk kau hirup
Segala isi ragaku, hanyalah milikmu...
Tak ada yang lain...tak ada..selain dikau..
Pujaanku yang aku cintai dan aku sayangi...
Manismu tak hilang dalam lidahku...
Teduhmupun selalu ada, di manapun ku berada..
Haruskah aku tunjukkan, berapa besar cintaku?
Kuberikan...kan kuberikan sayangku...
Segalanya untukmu...
Satu hal yang kuharap darimu oh..bidadariku...
Jangan biarkan aku terlelap dalam kesedihan...
Temaniku selalu, hiasilah aku dengan senyummu..
Pujaan hatiku...cuma kamulah hartaku...
Percayalah padaku... Cintaku abadi hanya untukmu

Ajari aku Mencinta Dan Di Cinta

"setia waktuku"

Hai semuanya..
Dapatkah kau ajarkan aku..
Bagaimana mencinta dan dicinta??
Karena kutak ada jalan kedua..
Bila kuputus cinta dalam mencinta...
Bila kutak merasa bila dicinta..

BErikan lah aku sebuah titik..
Agar kudapat melihat ke celahnya..
Bahwa dibalik semua ada sinarnya..
Seketika terpercik badai di dunia..
Ikatlah aku erat di pepohonan..
Agar kutak terbawa dalam derasnya topan..

Hai semuanya...
Tunjukkanlah padaku satu arti..
Akankah kumerajut kembali semuanya..
Sejak aku tak mau hidup karena cinta..
Sejak aku tak dapati arti dalam semua..
Kuingin seorang yang mampu tunjukkan itu..
Pun dia mampu buka hati..
Kan kujaga dia dan kusimpan dalam hati..

Kata Puitis Berasal Dari Hati

"setia waktuku"

hati ini tak kan berubah...
bila cinta tak bisa datang padamu...
berarti cinta itu belum berasal dari ketulusan...
jangan biarkan hati mu terluka oelh rayuan cinta yang palsu..
bila cinta di cipta dengan terpaksa...
cinta tak kan pernah bertahan lama...

datanglah pda pria puitis...
sang pria yang puitis tak kan pernah merayu dengan rayuan gombal belaka...
rayuannya berasal dari hati yang terdalam...
rayaun yang dia berkan sungguh tulus...
jadi terimalah dengan hati yang terbuka...
jangan kecewakan sang pria yang puitis...

setelah engakau mendapatkan pria yang puitis...
cinta yang ia berikan...
hanya untuk dirimu seorang...
sayangny hanya untuk dirimu seorang...
dia akan berusaha untuk membahagiakan dirimu..
walau apapun yang akan terjadi dengan dirinya..

hidupmu akan di buatnya indah...
bagaikan engkau hidup di alam surga yang di penuhi aurora dan pelangi cinta...
hanya pria yang puitis yang mampu berbuat seperti itu...

Setiaku Untukmu

"setia waktuku"

Selama ini aku percaya padamu
Selama ini aku setia padamu
Namun semua itu berbalaskan tuba
Menyakitkan menusuk hatiku

Terkadang ku bersabar
Karena ku mencintaimu
Terkadang ku ungkapkan rasa kecewa
Karena aku tak tahan lagi

Tiada yang bisa membuatku bahagia
Selain melihat senyummu merekah
Kan ku lakukan semua untukmu
Dan ku buang rasa kecewaku

Setiaku tak kan berkurang
Cinta kasihku padamu tak kan pernah hilang
Biarlah masa lalu itu menjadi kenangan
Panutan hidup untuk masa depan
Maka, hentikanlah tangismu..

Di Balik Tanda Tanya??

"setia waktuku"

Kau..
Apakah kau masih mengingatku?
Apakah kau telah melupakanku?
Setelah sekian lama berpisah dan bertemu kembali
Cinta lama pun bersemi kembali
Kau menghabiskan waktumu selama lebih dari lima tahun
Tanpa pernah mau tau kabarku
Dan kau tak mau tau kabarku
Kau meninggalkanku dengan banyak ketidakpastian
Ketahuilah..
Ada seseorang yang menginginkanmu
Ada seseorang yang membutuhkanmu
Ada seseorang yang selalu memimpikanmu siang dan malam
Dan.. seseorang itu adalah.. aku..

Ku Ingat Saat Pertama Kali Jumpa

"setia waktuku"

Ku lihat kau begitu berbeda
Dari sebelum kita berpisah
Aku seolah tak mengenalimu
Kau pun ternyata sudah lupa padaku
Sekian ratus tahun bersama
Melewati tahap demi tahap kehidupan
Hingga nyaris sempurna
Tiba-tiba terpisah oleh takdir
Aku tak bisa menyalahkan Tuhan
Tentang kelupaanmu padaku
Tapi air mataku berlinang
Mana kala ku ingat saat pertama kali jumpa denganmu

Waktu itu musim semi
Dalam tahap kehidupan yang baru
Menjadi penghuni Langit
Tak sengaja bertemu di salah satu sudut Langit yang penuh keindahan cinta
Mentari baru terbit
Sama-sama membawa kebahagiaan untuk teman istimewa
Minum arak bersama hingga larut malam
Ternyata jodoh sudah ditentukan
Kalau sudah cinta tak kan ke mana

Langit runtuh..
Kita berdua sama-sama menopangnya
Gunung meletus tak kan hancurkan cinta kita
Dengan nyawaku akan ku pertahankan cintaku padamu
Meski lautan mengering
Aku tetap milikmu

Kenangan saat pertama kali jumpa..
Air mataku berlinang..