Jumat, 27 Februari 2009

Aku

"Kasihku Penyejuk Hatiku"

Akulah lelaki biasa...
Ingin mencintai dan memberi kasih..
Berbagi suka dan duka..
Dan menarik diri tuk berbagi kecewa...
Sang penawar cinta yang tulus...

Dengarkanlah aku bercerita..
Singkat kata-katanya..
Namun jelas makna dibalik semuanya...
Cerita lalu dan cerita kini..
Yang kubalut dalam luka hati ini...

Aku lah insan lemah sang pencinta..
Harkatku sebagai manusiaku rendah..
Bagi yang tulus menganggapku tinggi..
Bagi yang angkuh menganggapku sampah..
Hanya yang tulus dapat mengerti daku...

Akulah cerita dari segala cerita..
Aku bukan awal namun slalu berakhir...
Menangis adalah tawaku bagi dunia..
Kecewa adalah kebahagiaanku yang nyata..
Namun cinta adalah piala emasku...

Aku tak sempurna seperti Pencipta..
Namun aku sempurna di dalam cinta..
Begitu tulus memberikan hati dan rasa..
Sehingga mudah semua menyakitiku..
Mempermainkanku di dalam kata cintanya..

Aku tak pernah mendendam karna cinta...
Karna cinta slalu kugenggam di tangan...
Dan tak pernah kulempar itu ke laut..
Karna semua cinta slalu kuberikan...
Meskipun kadang mereka menghempas dari tangannya...

Cinta\ Dalam Jiwa

"Kasihku Penyejuk Hatiku"

Kau adalah jiwaku...
Yang slalu menemani hari-hariku..
Dengan lembut kasih dan sayang..
Dengan perhatian dan keindahan..

Kau katakan mesra perhatianmu..
Menyibak tirai-tirai hatiku yang usang..
Menggantikannya dengan sutra yang indah..
Hingga sang mentari menembus jiwaku...

Kau datang bukan karna kucari..
Namun karna kutulusan tuk memberi...
Kita berbagi sedikit arti dan rasa..
Menjadikannya bukit yang kian meninggi...

Andaikata tak slalu di sisipun,...
Hanya dengan menghirup bayang-bayangmu..
Cukuplah saja menghapus rasa rindu ini...
Padamu, yang tlah menggantikan hatiku..

CInta Nan Indah

"Kasihku Penyejuk Hatiku"

Cinta yang indah
Bagaikan kilauan di pesisir pantai..
Meski terhapus ombak nan deras..
Sang pasir akan semakin indah...

Demikianpula cinta kita...
Yang dahulu tlah terhapus waktu..
Terpisah jarak dan waktu..
Kini smakin indah karna pertemuan kita..

Kembali mengukir sejarah cinta..
Dibalik prasasti hati kita..
Yang dulu sempat terhenti..
Dan berbentuk kembali di atasnya..

Cinta yang indah menuntut kesabaran..
Tak hanya cukup bila memaksakan hati..
Percayalah kelak pada sang waktu..
Meski memisahkan, dia pulalah penyatunya..

Karenamu

"Kasihku Penyejuk Hatiku"

Karna dirimulah waktuku ada...
Dalam kesenadaan melodi nada...
Cintaku berbaur dalam dunia..
Menitik nada dalam suka dan dukaku..

Meraih mimpi dalam gejolah rasa..
Menanti asa dalam gelora cinta..
Bahwasanya hancur dalam duri..
Daging ini hanyalah raga yang mati..

Oh cintamulah bagiku sgalanya..
Menarik tali dalam hatiku..
Dan mengikatnya di lingkar tanganmu...
Agar tak lepas engkau dariku..

Oh cinta, kaulah yang sejati.
Kaulah penerang yang abadi..
Seandainya kulenyap dalam kematian..
Namun bagiku, indahmulah kekal..