Kamis, 11 September 2008

Cemburu Karena Cinta

"setia waktuku"

Saat ku ingat dirimu
Sungguh bahagia diriku ini
Kau begitu mempesona di hatiku
Hingga ku mampu memberi cinta tulus padamu
Seiring berjalanya waktu
Timbul pertanyaan antara cinta dan tak percaya
Kau terindah bagiku dan juga kau adalah nyawaku
Tapi lihatlah dirimu saat ku sapa seseorang
tiba-tiba kau diam padaku, bahkan mukamu berubah kusut
Ku tanya kenapa??
Kau marah padaku tanpa alesan jelas
Diriku tau kau marah karena cemburu
Yakinku pasti akan cintamu
Kau cemburu karena cintai diriku
Tapi percayalah akan diriku yang selalu cintaimu
Takan pernah ku hianati cinta suci ini
Karena cinta ini telah ku ukir dalam hati yang terdalam

Ingin Mencari Penggantimu

"setia waktuku"

Kau adalah bayang masa laluku yang terindah
Yang pernah kumiliki dan paling sempurna
Tapi kini kau pergi dan bersamanya
Taukah kau kasih...
Aku disini menangis karena mengenangmu
Ku tahu kau meninggalkanku bukan kehendakmu
Tapi di diri ini tak pernah bisa melepasmu
Hari berganti hari demikian musim yang berganti
Ku telah lama sendiri
Hanya di temani bayang akan bersamamu dulu
Ku lihat kau mulai bahagia dengannya
Tapi apakah kau melihat, merasakan hal sama didiriku
Aku saat bertemu didepanmu kutunjukan bahagiaku
Tapi itu hanyalah luar dari kenyataan
Dalam hatiku cemburu bahkan menangis karena sadar
Bahwa kau bukan miliku lagi tapi miliknya
Dan sadarku buatku jauh lebih mengerti
Bahwa tak akan bisa memilikimu lagi
Walau dengan setia kutunggu hingga akhir hidupku
Telah begitu lama aku terdiam dalam setia menunggu
Kini kesadaran akan semua yeng terjadi
Aku ingin mencari penggantimu
Yang kuharap bisa mendapatkan sepertimu
Bagai bidadari yang penuh pengertian
Dan kuharap lebih
Kau bahagia denganya
Begitu juga diriku yang mendambakan kebahagiaan
Akan memiliki kasih dan memberikan sebentuk pengertian
Canda, tawa cinta dan saling memahami dalam duka

Pagiku Penuh Bahagia

"setia waktuku"

Nyataku ku bahagia pagi ini
Yang telah ciptakan pagi indah bersama dia dalam hidupku
Yang memberikan pesona semerbak
Yang setiap kali kurasa sejuk di hati
Indahnya tak pernah habis di mataku
Kehadiranya membawakan ku bahagia pagi ini
Pagi yang segar ini membawakan sejuta arti
Dan mungkin ku kan sepi bahkan beku bila tak ada kau di pagi ini
Aku sangat mengaguminya dan mencintainya
Karena kau begitu indah dan nyata dimataku
Kehadiranmu wahai kasih pujaanku
Di setiap waktuku aku selalu tersenyum karenamu
Kerana apabila ku sedih
Hanya kau yang mampu memberiku canda dan tawa
Sambil menikmati udara segar pagi ini
Kehadiranmu pagi ini adalah kebanggaanku menjalin cinta denganmu
Tak mungkin kau lari dari kenyataan cinta ini
Karena engkau telah terpatri di dalam hatiku
Terimakasih karena pagi ini kau hadir membawa kesejukan jiwa
Sampai kapanpun takan kulupakan engkau
Wahai kasih sang pujaan hatiku

Malam Tanpa Bulan

"setia waktuku"

Malam ini ku tersudut sendiri
Menikmati lamunan pada sang kasihku di sana
Bersama malam aku terdiam tak ada teman
Tak seperti biasa yang kadang di temani cahaya rembulan
Bintangpun tak muncul di malam ini
Semakin penasaran rasa ingin memandang bulan
Ku buka jendelaku dan ku lihat ke arah langit
Ternyata sama, memang sepi bahkan langitpun kelam tak berbintang
Apa semua ini adalah tanda dariku
Bahwa ku akan selalu kelam seperti malam ini
Yang tak ada indahnya cahaya rembulan
Oh...kasih
Temanilah diriku ini yang sepi
Dan tetaplah di sini hingga bulan tiba memberi cahaya indahnya
Bila kau tahu ini kan ku ajak mencari jajak bulan
Dan memberinya suatu ucapan
Berikan cahayamu selalu saat diriku sepi
Karena tak mungkin kasihku menemani terus hingga larut malam