Jumat, 26 September 2008

Bahagiaku Denganmu

"setia waktuku"

Aku ada karena cinta
Cinta kasih yang tercipta
Penuh pesona dan selalu menebarkan harumnya
Wahai kasih…
Kau menuntunku pada lembah cinta
Kau yang terbaik buatku
Hingga kau mampu buatku tersipu
Dan terhanyut dalam lamunan mesra
Cinta kasih yang kau berikan untukku
Bukan sekedar kata darimu
Tapi kau memberikan kasih apa adanya
Bahagiku bisa memilikimu
Ku selalu berharap
Aku dan dirimu bisa saling menjaga
Dalam kesatuan cita dan cinta
Menjaga agar kesucian dan sejatinya cinta
Tetap terjaga dan bertahan selamanya
Bersama bahagiaku dan bahagiamu

Jangan Lagi Kau Merasa Sepi

"setia waktuku"

Kala malam ini
Kau merasa tak tenang, kesepian,
Dan mungkin kau butuh teman
Di sampingmu
Yang selalu beri senyuman kecil
Dan sebuah kata mutiara
Yang di bisikan pada dirimu
Hingga kau kembali tersenyum dan duduk tersipu...
Akulah sahabatmu.
Janganlah kau merasa
Dirimu hilang dari sanubari ini.
Banyak sahabatmu yang akan memberi
Canda walau dengan rayuan
Untuk buat kau tersenyum.
Sahabat akan rela lakukan apa saja
Demi melihat sahabatnya gembira....
Kala malam datang dan rasa kantuk
Membentangkan selimutnya di wajah bumi,
Aku bangun dan juga kau terbangun
Dan berjalan menuju tepi laut.
Lihatlah laut tidak pernah tidur.
Dan dalam keterjagaanya itu laut
Menjadi penghibur bagi jiwa yang terjaga

Akhir Penantianku

"setia waktuku"

Diriku terbuai
Dalam pengelanaan panjang
Di padang pasir lepas pemikiran
Untuk sekedar mencari pengganti
Sejauh pujaan hatiku
Yang kini bagaikan bayang bayang malam
Yang memberi kesan di atas rerumputan
Waktu berlalu penuh bisu
Hening dan tenang
Semua hanya bayang lalu dan semu
Aku yang selalu mendabakan kasih
Dan sayang dari sang kekasih yang terkasih
Pengelenaan panjangku tak berujung
Dalam sebuah penemuan cinta
Bayang bayang malam
Selalu kujadikan saksi bisu
Dalam akhir penantian
Cinta yang sejati

Rahasia Hatiku Padamu

"setia waktuku"

Jiwaku tak ingin lagi
Menyembunyikan rahasia ini
Selama beribu hari telah kunanti
Dan selama ini
Yang kau tahu aku hanya sahabatmu
Dalam rahasia ini ku rangkum sebuah janji
Akan membawamu ke tempat dimana kau suka
Di tepian danau yang biru lazuardi
Saat itu pula kita kan berbincang tentang cinta
Ku manjakan dirimu dengan alunan kasih sayang
Ku genggam tanganmu di setiap kita melangkah
Dan dirimu akan tahu bahwa ku mencintaimu
Saat ini ku akan berikan hanya pada dirimu
Dengan segenap ketulusan
Aku mencintaimu
Katakanlah sayang padaku
Dan jangan kau panggil aku temanmu lagi
Karena semua rahasia aku sayang
Adalah aku mencintaimu
Dan ingin bersama denganmu di setiap
Desir langkahku

Penyesalan Atas Dosa

"setia waktuku"

Ku sentuh sebuah api neraka
Membakar sukma yang suci
Hingga ku terluka dalam hati yang penuh dosa
Ku ingin kembali ke kesujakan dunia
Damai penuh warna abadi
Yang membuat kita terperangkap
Dan bertahan atas warna abadi itu
Kini penyesalan yang jatuh
Akan meleburkan kesalahan yang
Telah membatu di lalap api
Air mata ini begitu di nanti oleh-Nya
Malaikat malaikat pun akan menyambutnya
Dan akan di kabarkan pada penghuni langit
Ku bersimpuh di sujudku padamu ya Allah
Dalam penyesalan atas sebuah dosa yang ku buat
Dengan penyesalan penuh air mata
Ku yakin
Akan terasa melapangkan jalan hidup
Dalam keteguhan iman

Ingin Bersamamu Lagi

"setia waktuku"

Dalam malam sepi ku seru namamu
Kau yang telah pergi dariku
Kini ku bernaung atas sedihku
Berbagi dengan rindu akan kehilanganmu
Dalam diam, ku bayangi wajahmu
Merangkai senyuman dan tatapmu yang lalu
Tuk coba getarkan jiwaku lagi
Untuk kembali ke semangatku
Dalam dinginku..
Ku coba dekap hangat bayang cintamu
Ku coba menyentuhmu dari anganku
Ku coba memelukmu dari anganku
Aku ingin memilikimu kembali
Aku ingin hidup bersamamu kasihku
Kau yang telah pergi akankah berpikir sama denganku
Yang sekian lama di dalam hati ini
Sempat menyatu yg namanya cinta

Memohon

"setia waktuku"

Dari dasar hati yang paling dalam
Diriku merintih dan memohon kepadamu
Kasihku yang ku cinta
Dan di balik kelamnya malam
Diriku memohon belas kasihmu
Maka dengarkanlah diriku kasih
Diriku adalah kekasihmu
Kekasih hati yang kau cinta
Kembalilah ke peraduan kasih seperti dulu
Karena ku tahu
Dirimulah yang mampu
Menuntun dan memperindah cinta dalam bahagia
Lihatlah aku wahai kasihku
Dasar jiwaku yang telah remuk
Redam dan hatiku yang sengsara
Terimalalah permohonanku pujaan hatiku
Ku tahu semua terjadi karena terbesit waktu
Aku ingin kau kembali dan bisa menjalin cinta
Sehingga kita bisa bahagia kembali
Menikmati indahnya warna warni cinta
Dan semarak mekar dalam keelokan remaja
Yang menceritakan mengenai
Rahasia segala kemampuan
Dan kekuatan juga keagungan cinta

Rindu

"setia waktuku"

Dimalam ini ku sendiri
Di temani angin malam yang dingin
Dengan berharap kau datang menemaniku
Aku kesepian di rudung kerinduan
Kau yang selalu buat ku gembira
Tertawa dalam candamu
Dan menangis dalam kerinduan
Kau yang selalu ku sayang
Kau yang selalu ku cinta
Dan kau yang selalu membahana
Di setiap bayang indahku
Ku tak mau diriku terdiam di malam ini
Bila kau dengar bisiku dari pesan
Yang kukirim lewat angin malam ini
Bawalah ku pergi dari ini
Di tempat cintamu berlabuh
Yang selalu kau beri untukku
Aku menangis saat ku rindu
Kepadamu yang jauh di sana
Cepatlah pulang wahai kasih….
Jangan biarkan diriku beku di sini

Senin, 22 September 2008

Ketulusan Hati Yang Kosong

"setia waktuku"
Agungnya hatimu wahai kau sobatku
Di antara seribu hati
Ialah anugrah yang tercipta di dunia

Wahai kau pemilik hati yang mulia
Indah hatimu menjadi sebuah pelagiat dalam hidup
Rangkaian kata yang terucap selalu beri sejuta kebaikan
Apa adanya itulah dirimu
Setiap kau pertahankan rasa ketulusanmu untuk memberi
Telah kau korbankan hingga kau rela jatuhkan dirimu demi
Orang yang kau banggakan hingga kau bangun dan terjatuh lagi
Naungan hatimu kau beriakan dengan tulus untuk dirinya
Objek sang pencipta yang ku bangga.....sahabat

Sahabat

"setia waktuku"
Keluh kasah pada diri kita
Kadang tak pernah redam hanya dengan satu hati
Diriku mengerti betapa berarti dirinya buat hidupku
Dalam setiap langkah mengarungi cita dan rasaku
Kaulah sahabat sahabatku yang terbaik
Kau menghampiriku ketika seluruh dunia menjauh
Dan bukan menghampiri jika kau sedang butuh
Karena ku tahu sahabat itu seperti tangan dan mata
Saat tangan terluka mata menangis
Dan saat mata menangis tangan akan menghapusnya
Kau yang selalu mengerti akan keadaanku
Tak pernah memandang diriku lemah
Dan tek pernah memandang susahnya tentangku
Kau yang kubanggakan wahai sahabat
Tanpa dirimu aku terpuruk di dunia
Dan kesepian akan ramainya dalam keindahan dunia

Air Mata Cinta

"setia waktuku"
Sejak aku rasakan ku kehilangan cintamu
Kosong hati ini tanpa ada yang mengisinya
Kutahu aku tidak hanya sendirian
Dan kusadar semuanya mengalir apa adanya
tapi ku selalu lemah berjalan tanpa cintamu
Hingga kutakbisa berkata, ada cinta lagi
Membuatku buta akan segala rasa
Diriku kesepian akan kehangatan sang hawa
Tak kuasa kutahan jerit tangis air mata
Yang kurasa selalu ada dalam pikiran dan kenangan
Yang terkadang kumerasakan cinta penuh air mata
Ku telah mengatasnamakan cinta
Dan yang kukira tetes air mata adalah cinta
Diapun sangat menyayangiku di waktu dulu
Dan menyiramku dengan kesejukan air saat hatiku kering
Sayang kau pergi dariku karena demi kebaikan kita
Akupun mengerti kehilanganmu adalah ujian buatku
Dan cinta seperti inilah yang kucari
Sejati dan murni dari hati
Walau saat ini ku harus kehilangan dirinya
Ku akan berusaha mencari dari kekosongan hati ini
Untuk menggantikanmu di hati ini
Dengan berharap bisa mendapat seperti cintamu padaku
Dan cintaku padamu
Sedari hati...kuungkapkan semua..
Lewat untaian kata..
Walau kau pergi dari hati ini kuingin
Kelak yang kunanti, hati lain bisa hidupkan kembali
Dan meramaikan kembali kekosongan hati in

Kisah Cintaku

"setia waktuku"
Dalam kesunyian malam
Dalam kesendirian jiwa
Betapa butuhnya hidup ini akan dirimu kasih
Untuk menyongsong diriku di terangnya siang
Yang menyilaukan
Masa silam yang berjuta makna indah...
Buatku mengerti akan cinta
Yang selalu ada sudut indahnya
Ada pula sudut yang susah dimengerti akan
Kasih dan sayang...
Rasa dan kehilangan...
Semuanya membaur seiring waktu aku kehilanganmu
Kini hanyalah kenangan bersamamu
Mungkinkah waktu kan terulang
Tantang cinta kita berdua yang indah kita jalani dulu
Sungguh ku hanya menyayangimu dan mencintaimu
kau akan selalu terkenang dalam sedalamnya samudra
Di hati ini hingga akhir masa
Ku sadar kau telah pergi bersamanya
Masa-masa silam yang penuh dengan keindahan cinta
Keindahan dalam kenangan bersama
Tapi hanya satu yang tetap sama..
Tercipta dari masa dulu hingga sekarang...
Terkasihkulah, Cinta yang selama ini kurasakan
Terjalin indah, berakhir dengan kenangan indah
Dan kisah itulah yang paling bermakna
Dalam kisah cinta suciku dan kasih sayang tulusku

Menduakan Hati

"setia waktuku"
Bahagiaku bersamanya sampai detik ini
Masih memikirkanya
Tapi entah mengapa
Ada hawa indah
Yang mulai merasuk dalam pikiranku
Sesungguhnya tidak ingin terus memikirkanya
Ingin ku anggap angin lalu
Tapi entah mengapa
Di saat ia hilang
Dan di saat itulah dia hadir di hadapanku
Walau ku sadari sudah ada hawa
yang telah lama singgah di lubuk hatiku
Di satu sisi hatiku
Tapi satu hal
Aku tidak akan pernah tahu apa yang akan terjadi

Cinta Terbalaskan Murka

"setia waktuku"
Tak kusangka hariku penuh kesedihan
Tak lepas dari cinta yang kutangisi
Karena tak pernah terbalas dengan indah
Kau tolak cinta dengan tetesan madu pahit
Kau maki diriku dengan kata kasarmu
Tak pantas untukmu wahai insan yang cantik
Pernahkah kau berfikir tentangmu sendiri?
Kau cantik tapi tak secantik parasmu
Apakah kau jual kecantikanmu dengan segenggam harta???
Kau terbungkam dalam pertanyaanku
Apa sebenarnya yang kau banggakan wahai insan sesama???
Kita memang berbeda kecuali dalam cinta
Takan bermakna ucapanmu itu di depanku
Diriku sekarang tahu tentang asli jiwamu
Kau yang cantik dan selalu membahana di mata semua orang
Tapi kau buruk di setiap sendi kelakuanmu dan parasmu
Aku hanya ingin menyampaikan sesuatu
Dan cintalah yang kusamapaikan padamu
Tapi kau tak mengindahkan bahkan murka di hadapanku
Kuterima semua katamu
Dan kusimpan selalu kata itu
Sebagai kenangan bahwa ku salah mencintai terkasihku
Terimakasih wahai insan yang ku kagumi

Cinta Hanya Karena Hartanya

"setia waktuku"
Ku tak berdaya hari ini
Pertama ku duduk kembali di kursi belajarku
Di kelilingi banyak teman yang berbagi
Aku hanya bisa terdiam memandang wajah angkuhmu
Kau tak sebaik yang kukira
Dari sekian banyak teman kaulah paling ku kanal
Dulu adalah suatu kebanggaan bisa mengenalmu
Dan suatu penghormatan bisa bercakap denganmu
Hingga ku merambah dalam satu hal cinta
Kuberanikan untuk ungkap padamu
karena ku yakin bila suatu cinta tulus
Pastilah takan pernah di balas oleh tusukan batin
Dan saat berdebar hati ini pun tiba
tapi....
Tak ada kata indah yang terucap dari mulutmu
Dan ku yakin semua terucap dari dalam hatimu
Ku bertanya pada langit yang biru indah
Benarkah cinta selalu memandang pada harta???
Langin menampakan mendungnya
Tabda bahwasana semua adalah benar
Kau tega menyemburkan api di depanku
Hingga ku hangus terbakar oleh kesombonganmu
Tak ku kira dirimu cantik
hanya luarnya saja kau cantik
Dalam hatimu tak lebih bagai umpan penuh dusta
Yang setiap waktu bisa kau ucap
Untuk orang tak bermakna sepertiku
Yang hanya punya ciinta tulus
Dan tak punya kubah harta sesat
Diriku hanya pasrah dalam doa iklasku
Oh...Tuhan sang pencipta
Ku mohon padamu jauhkanlah cinta ini
Pada insan seperti dia

Kembali Berpuisi ( Keacuhanmu )

"setia waktuku"
Hari ini ku kembali berpuisi
Diamana hari yang telah lama ku tunggu
Dan kutunggu pula kabar indah dari merpati
Yang senantiasa selalu kirim kabar untukku
Tak kusangka hari yang ku kira indah
Berubah bagai letusan berapi
Entah apa dulu yang pernah ku perbuat
Hingga kau menganggap itu adalah kesalahan
Dan hari pertama ketemu dari sekian waktu yang terpisah
Kau mengacuhkan begitu saja
Dan merpatiku pulang saat ku tlah di rumah
Untuk menyampaikan kabar
Yang ternyata berisi surat darinya
merpatipun tak sempat untuk bercerita
Karena tahu bila ku mendengar ini
Aku akan sakit dan lemas tak berdaya
Kau tulis dalam goresan pena di atas kertas putih
Sebuah kata tak menggembirakan
Kau salahkanku dan kau curahkan semua kekesalanmu
dalam bait yang masih terhubung dengan api kesalahan
Kau mengacuhkanku karena itu
Dan ku mengerti
Aku bukanlah terbaik untukmu
Kusadari diriku adalah yang biasa di antara biasa
Kau katakan juga dalam surat
Ku tak pantas mencintaimu
Sungguh sakit hati ini
Dan lebih sakit dari tusukan tombak berapi
Ternyata cinta tak memandang hati
Tapi kau nilai hartalah yang memandang cinta

Rabu, 17 September 2008

"Sayang"Kaulah Bintangku''

"setia waktuku"

Bintang di langit yang jauh di angkasa sana
Selalu menjaga kemilau sinarnya yang indah
Kaulah sayang bintang yang ku maksud
Walau kau tak punya sumber cahaya
Tapi kau selalu pancarkan sinarmu
Di setiap jalan cintaku padamu
Cahaya cinta yang terpantul dalam jiwamu
Kau yang selalu ku pandang saat malam tiba
Terkadang ku berusaha untuk menhitungmu
Tapi begitu banyak kau terbentuk
Di angkasa sana ada satu bintang yang paling terang
Engkaulah wahai kasihku
Kau selalu menghiburku saat sedang melihat malam
Kau yang selalu menghias angkasa saat malam tiba
Dan selalu beri kehidupan baru dalam cintaku padamu
Bintangku, kasihku jagalah selalu cahayamu
Jangan sampai padam cahayamu untuk menerangiku
Dan kaulah bintangku, cintaku, duhai pujaanku

Kekuatan Cintamu Dan Cintaku

"setia waktuku"

Rasa resahku memikirkanmu semakin meninggi
Karena kau yang sangat mencintaiku
Sehingga ku takut akan diriku tak bisa imbangi
Semangatkupun semakin membara
Lantas membumbung tinggi ke angkasa raya
Cintamu sungguh menakjubkan bagiku
Begitu juga cintaku padamu yang begitu kuat
Hingga ku selalu berangan melayang layang
Di angkasa mimpi mimpiku
Dirimu telah menggugah suatu kebersamaan
Yang bersemayam dalam tubuhku
Dan yang terbungkus oleh cinta kita berdua
Bagai benih benih yang sehat
Yang tersimpan di bawah selimut salju
Cintamu bersama dirimu telah melalui diriku
Layaknya udara yang lincah berlarian
Dan menyampaikan harum bunga bunga surga
Kepada jiwaku yang tengah merasa dahaga akan cinta
Dirimu telah mencapai panca indra cintaku
Dan membangkitkan semangatku
Dan buatku menjadi tergetar
Bagaikan daun daun di pohon

Kaulah Penuntun Cintaku

"setia waktuku"

Kasihku….
Dirimulah yang mampu menuntunku
Dirimulah yang mampu menolong jiwa rapuh ini
Ku mohon padamu kasih…
Berikanlah cinta tulusmu kepada diriku
Lihatlah pada dasar jiwaku yang begitu mengagumimu
Dan lihatlah dalam hatiku yang begitu mencintaimu
Kaulah pujaan hatiku
Kaulah penuntun cintaku
Bawalah diriku pada pintu gerbang kebahagiaan
Dan berharap ku bisa bersamamu saat tiba di istana cinta
Disana kau bawalah raga ini demi kebahagianmu
Dan bersemarak mekar dalam keelokan cinta kita berdua
Yang menceritakan mengenai rahasia
Segala kemampuan dan kekuatan
Serta kebijaksanaan sebagai penuntun cinta
Sehingga ku mengagungkan dirimu atas cinta
Kasihku….
Bila memang kau mencintaiku
Bawalah diriku ke jalanmu dengan penuh hati hati
Ku tak ingin kau jauh dariku
Dan inginku kaulah yang menjadi terkasih di hatiku

Direlung Hati

"setia waktuku"

Dalam di dasar pedalaman jiwaku
Menggema puisi puisi tanpa kata
Sebuah kata yang terhembus dalam nafas
Di dalam benih hatiku yang tak dapat mencair
Oleh tinta di atas kertas putih
Direlung hatiku rasa cinta yang membara
Yang mengalirkan rasa sayang
Namun tiada bisa ku menyentuh hatimu hingga dalam
Aku akan mengalirkan dan selalu menatapmu
Ku saksikan dari mata hatiku
Hingga ku tenggelam di dalam mimpiku
Mengapai dirimu wahai pujaanku
Indah bagiku disini selalu memujamu
Sanggupkah selalu ku jaga hasrat dalam diri
Mimpi cinta selain denganmu
Sudah terukir kau dalam relung hati
Makna cinta kini nampak pada bayang bayangmu
Dan getar getar adanya cinta telah berasa
Untuk membagi cinta bersamaku
Dan hanya untukmu

Sendiri

"setia waktuku"

Ada hasrat ingin selalu bersama
Saat seperti inilah diriku menangis
Sendiri dalam lamunan yang tak pasti
Kebersamaan, dalam berbagi rasa
Dalam jalani hidup bersamamu
Semua ada di dalam lamunan itu
Dan impian impian setiap tidurku
Tak pernah menjadi nyata
Dan menjadikan diriku resah akan ketiadaanmu
Sekarang kuhanya mengikuti ketetapan hatiku
Untuk membelah jiwa yang tak berarti
Anganku selalu bersama jika bisa
Dan jalani sendiri jika mau
Rasa kesepianku menentukan segalanya
Akan ketiadaan seorang kekasih di hari nanti
Itulah yang selalu aku pikir saat saat seperti ini
Sadarku akan hal ini….
Aku sangat butuh dan ingin dekat pada kekasih hati
Bila ku tak mampu untuk ini
Biarlah kedekatanku merambah hingga ke sang pencipta

Senin, 15 September 2008

Jika Semua Masih Mungkin

"setia waktuku"

Tak satupun kata yang bisa ku ucap padamu
Secara langsung di hadapanmu kasihku
Jika semua masih mungkin
Aku ingin kembali ke jalan cintaku yang lebih murni
Seperti lilin yang selalu menerangi jalanmu
Jadi bahu ketika kau menangis agar kau bias bersandar
Tapi ku tak mau jadi kupu ataupun kunang
Yang terbang menjauhi dirimu ketika kamu sendiri
Jika semua masih mungkin
Aku ingin menjadi penjaga hatimu
Yang akan melindungi dari semua penat kemurkaan cinta
Di setiap jalan dan langkahmu
Jika kau tak lagi di sisiku
Aku akan berusaha untuk tetap di jalanmu
Dirimu adalah segalanya buatku
Kuingin kau selalu cinta padaku
Seperti halanya aku yang selalu ada pada jalanmu
Yang selalu mencintaimu
Jika semua masih mungkin
Satu pintaku padamu untuk selalu ingat dan tak hilang
Cintailah aku dengan cinta sejatimu

Jangan Pernah Rebut Kekasihku

"setia waktuku"

Diriku telah berdiri di di tempat surga cintanya
Ketika ku berjalan bersama kasihku
Ku tak meilahat hingga ku tersandung sebuah batu
Saat itu pemandangan yang sangat menakutkan
Telah membuat buta kedua mataku
Kerena menyelimutinya dangan selubung
Buram dan gelap
Ketika ku kembali menatap kulihat
Kumbang kumbang liar mendekati kekasihku
Tak berdaya jiwaku menahan amarah yang amat sangat
Mereka buas tapi teriakan lentang cintaku
Lebih buas dari kumbang kumbang liar itu
Jangan pernah kau rebuat kekasihku
Takan pernah diriku akan melemah saat semua terjadi
Jiwa ini akan membakar amarah perjuanganku
Walau bayang bayang sang maut yang mengerikan
Tengah berdiri di antara mayat mayat cinta

Cinta Masa Lalu Menggugah Rasa

"setia waktuku"

Angin malam begitu menusuk jiwa ini
Sampai tak kuat menahan di persendian pikirku
Di tengah baying baying masa laluku
Yang ku kira sudah musnah dan habis tertelan waktu
Mereka masuk kembali melalui lubang angin malam ini
Dan kembali merabah semua ingatanku akan masa lalu
Diriku menatap kearah langit kelam
Kembali dia menatap ke arahku
Sesaat waktu ku ajak berbicara langit kelam itu
Langit kelam itu memberi jawaban padaku
Seraya tersenyum dan mengajakku
Berbagi cerita masa lalu cintaku pada kasihku
Dari ini ku coba menjawab kembali
Namun mereka terburu sang waktu menjadi pagi
Dan menghilang perlahan bagaikan
Kabut di atas telaga
Hari hariku kini menjadi berarti karena masa lalu
Dan aku bias pelajari betapa hebat kenangan
Hingga bisa menggugah rasa yang di pendam
Hingga muncul kembali ke permukaan

Cintaku Kuat Bagai Karang

"setia waktuku"

Saat cinta datang pada peraduan ini
Ku selalu terus melangkah dengan tenang
Dan pada saat diriku tiba pada tepi pantai
Diriku menyaksikan karang yang di gulung ombak
Dan terus menerus di terjang oleh ombak itu
Ku tahu ombak itu takan mampu meruntuhkan
Sebuah karang yang begitu kuat
Seperti itulah cintaku padamu sayang
Walau rintangan selalu datang
Dan pisau panas akan menghujamku
Ku akan selalu mencari sebuah rumah dan pelindung
Hingga akan ku lepas nyawa dengan tegar
Bila semua tak kuat seperti sebuah karang itu
Dan keyakinanku atas cintaku
Aku mencintaimu sekuat karang di tepi pantai

Bersama Kasih Di Malam Purnama

"setia waktuku"

Diriku adalah insan yang setiap waktu butuh cinta
Diriku mengembara ke seluruh alam dan hati manusia
Saat malam purnama ini ku berhenti dalam perjalanku
Untuk sekedar melihat ke indahnya di atas sana
Sang purnama tertutup awan putih yang tipis
Sanagt indah saat kutatap
Di malam ini juga ku terhenti mengembara dalam cinta
Telah kudapati sebuah tempat sandaran hatiku
Dimana tempat itu nyaman untuk beristirahat dan berhenti
Diriku terpaku dan benar benar terhenti di hadapanmu
Ku ajak dirimu untuk menyaksikan keindahan di atas
Kaulah kasihku yang selalu buatku kekal di jalanmu
Kini coba kau lihat rembulan itu
Dia tertutup awan tipis dan membentuk gumpalan banyak
Seiring awan itu bergerak kea rah angin berhembus
Wahai kasihku….
Aku akan terhenti di sini hanya untukmu
Dan menikmati ini cukup denganmu seorang

Rinduku Pada Bunda

"setia waktuku"

Diriku meninggalkan bunda
Berjalan menuju tempat perjuanganku
Setiap hari saat ku tahan letih, haus
Ku berusaha hidup sendiri
Diiringi pagiku saat kusangga piring
Untuk sahur sebagai syarat ibadahku
Ku jalani sendiri tanpamu bunda
Ketika esok hari berikutnya datang
Di tempat perjuanganku itu
Kesunyian telah tampak di hadapanku
Dan semuanya di iringin kerinduanku akanmu bunda
Di tempat perjuanganku itu
Lengit memperlihatkan kemurnianya
Dan mampu melenyapkan benih benih kesepian
Dan esok engkau bundaku dating
Untuk mengasuh kembali di sepanjang
Jalan yang sempit dari kesepian
Aku akan menyambut kedatanganmu bunda
Saat itu ku akan melepas semua kerinduan padamu
Bunda…..aku sangat merindukanmu

Takan Ku Lepas Cinta Ini

"setia waktuku"

Perjalanan cinta kita di warnai penuh kebahagian
Kau beri canda tawa di setiap hariku
Walau kadang ada saat kita lemah dan terluka
Hingga kita tertutup oleh kabut duka
Tapi yakinku akan semua itu adalah ujian
Hidup kita terkenang selalu di masa itu
Kau begitu istimewa di hidupku
Takan pernah tergantikan keindahanmu
Ku harap selalu darimu sayang
Bila kita terjebak di suatu masa tersulit
Jangan pernah kau ucap menyerah dan lepas
Karena ku tahu dan kuharap kaupun tahu
Bahwa melepas bukan berarti
Hal yang mungkin baik dimata cinta
Karena cinta kita akan mempertahankan
Halnya yang rumit dan sering buat kita putus asa
Tapi ingatlah selalu saying
Cinta adalah ladang dimana kita harus berjuang
Demi menggapai cita dan angan kita akan cinta

Hal Terindah

"setia waktuku"

Dirimu terlelap dalam tidurmu
Mengertikah dirimu sayang
Kenapa kau bias terlelap hingga kau
Menutup mata ketika kau tidur??
Dan mengapa ku menangis
Saat ku membayangkan saat indah bersamamu
Itu karena hal terindah di dunia
Telah kita temukan dan saat ku menangis
Itulah ku merasa takut kehilangan masa terindah kita
Diriku tak mau bila semua yang telah kutemukan
Seperti hadirnya cinta darimu tiba tiba hilang dariku
Kau begitu membahana di jiwaku
Kau begitu berarti buatku
Kau yang selalu sejalan dengan cinta kita
Dan kau lah yang memberi cahaya di hatiku

Bidadariku Yang Cantik

"setia waktuku"

Diriku ini hidup penuh dengan kebebasan
Yang lepas bagaikan seekor burung
Biarkan diriku menyaksikan parasmu
Dan menatap pada diriku sendiri untuk sesaat
Dari situ aku akan pelajari misteri yang ada
Dalam jiwamu melewati setiap tatapanmu
Yang kurasakan demikian menawan
Kaulah bidadariku yang cantik
Kini aku berganti akan mengikutimu
Ke arah manakah dirimu akan menuntunku
Dan berapa jauh lagi diriku harus menapaki jalan2
Yang tak lain ke jalan penghujung keindahan cinta
Di sana kau peluk erat diriku
Dengan bebasnya kau mencium bibirku
Tak berdaya jiwa ini dan takluk di pelukanmu
Kau selalu sirami hatiku yang kadang
Dalam kebebasanku mulai gersang dan berdebu
Dan disini kau siram hingga sejuk kembali
Kaulah bidadari dalam jiwaku

Rapuh Tanpa Hadirmu

"setia waktuku"

Wahai kekasih, dimanakah dirimu berada saat ini...?
Aku selalu melentangkan suaraku ke tebing gunung
Agar suara itu menggema dan kau mendengarnya
Apakah kau mendengar jeritanku yang lentang itu
Apa kau memahami keinginanku untuk selalu bersamamu??
Apakah dirimu tahu betapa besar rasa cinta ini padamu
Dan selalu bersabar atas keinginan dan kasih sayangmu
Dunia seperti tertutup hawa fana yang hitam
Diriku rapuh akan dirimu
Dari ini apakah ada jiwa yang mampu menyampaikan
Hembusan nafas cinta pada kekasihku yang entah kemana???
Apakah ada jalan untuk mempertemukanya kembali secara rahasia di antara dewi pelindung cinta??
Dan apakah ada yang bisa memberitahukan semua
Keluh kesah pada dirimu???
Wahai kekasihku....
Hidupku menjadi kabur dan rapuh tanpa kehadiranmu
Kesengsaraan sudah menguasai diriku
Aku ingin kau menjangkau dan menghidupkan kembali
Diriku yang telah rapuh dan mati karena ketiadaanmu
Dan tebarkan aromamu ke udara dan biarkan
Ia mencari raga dan jiwaku ini untuk menopang tubuhku

Bahagiaku Memilikimu

"setia waktuku"

Diriku merenungkan berbagai cara tuk mencintaimu
Aku ingin bersikap adil akan cintaku
Dan ingin mempelajari misteri cinta yang di sembunyikan kehidupan
Aku ingin memilikimu selama lamanya
Biarlah yang lain menjadi misteri
Hanya padamu ku percayakan
Bahwa kau tercipta hanya untukku
Cintamu padaku adalah kilauan cahaya nyata
Yang akan selalu terangi jalanku
Aku bahagia bisa bersamamu
Ku harap kau bisa mengagungkan sebuah cinta yang terjalin
Dan ku persembahkan yang terbaik bagi kau kasihku
Jika kau harus tahu musim surutnya cinta ini
Biarlah kau mengenal pula musim pasangmu
Aku pasti bisa mengisi kesurutan dan kekurangnganmu
Dan akan ku beri Segala sentuhan lembut sebagai
Rasaku telah bahagia bersamamu

Jumat, 12 September 2008

Cinta Pertama

"setia waktuku"

Tangis karena ku mencintainya
Dan karena ku teringat akan cinta pertamaku
Ku coba menangkap kembali hari-hari asing itu
Yang selalu menjadi kenangan di setiap sendi pikirku
Kenanganya mampu mengubah segalanya
Saat direlung cinta dalam hati ini
Membuatku begitu bahagia di sebalik
Kepahitan yang penuh misteri
Dan kedengkian yang pernah terjadi
Ku inginkan bila cinta ini tidak dapat mengembalikan
Engkau kepadaku dalam kehidupan ini
Pastilah cinta akan menyatukan kita lagi
Dalam pertama, kedua dan terakhir
Karena ku tahu cinta pertama
Adalah hal terindah dalam cinta yang ada

Pesona Dirimu

"setia waktuku"

Diriku menapaki jalanmu dan menggapai mimpi mimpi
Yang ku inginkan indah selalu
Aku ingin pelajari setiap misteri yang ada
Dalam jiwamu melalui tatapanmu yang akan ku rasa
Dari batin maha dasyat yang berasal dari dalam diriku
Sayangku semua itu tidak bisa ku sangkal
Dirimu begitu mempesona dalam jiwa diriku
Bila ku tatap wajahmu
Aku selalu memusatkan pandanganku
Untuk menyaksikan setiap sudut kecantikan dan
Ke elokan yang engkau miliki
Sungguh membuat mataku menjadi silau
Ketika berada di bawah pesona bayangan
Yang melayang layang di atasku
Hingga mampu buatku jatuh cinta padamu

Keabadian Dan Keindahan Cinta

"setia waktuku"

Cintamu untukku adalah suatu bentuk keindahan
Memang tak pernah ku lihat caramu mencintaiku
Namun aku bisa merasakan dari dalam hati
Kau yang selalu perhatiin diriku
Kau yang selalu beri canda dan tawa
Kau yang selalu beri ucapan cinta
Dan kau yang selalu beri sayang padaku
Taukah wahai kasihku
Bahwa keabadian dan keindahan cinta
Senantiasa murni dengan yang kau beri
Penuh senyum dan keiklasan batin yang kau beri
Hingga dengan air mata yang keluar
Karena bentuk dari perjuangan cinta

Cintamu Menjadi Penyejuk Jiwa

"setia waktuku"

Diriku akan selalu ingat akan dirimu, ciumanmu
Hingga kau menciumku lagi karena cintamu
Ku tahu ciuman itu mengajari diriku selalu
Dan mampu mengungkapkan rahasia langit
Yang tidak terkatakan oleh lidah
Waktu terus berputar dan kini kau telah bersamanya
Wahai kekasih hatiku
Ku harap engkau pergi dari bayangan sedihku
Cinta sudah ada yang memilihmu sebagai pelindungmu
Penuhilah, sebab dirinya merupakan keindahan dan anugrah
Yang akan menggantikanku untuk selalu memberi
Manisnya kehidupan kepadamu selalu
Walaupun diriku kosong tanpa isi dan hanya sepi
Namun cintamu akan tetap menjadi penyejuk yang kunantikan
Kenangan tentangmu merupakan hal terindah di kehidupanku
Dan akan selalu terukir abadi di jiwa ini
Ku harap selalu kenangan sedih tentang kita
Akan segera hilang dari bayang kalbuku

Ada Cinta

"setia waktuku"

Kau bagai bunga melati yang beri harum mewangi
Di setiap helai nafasku dan selalu wangi di setiap jalanku
Disini ku selalu menantikanmu untuk ku sapa
Kau datang mengisi hidupku
Tiada berani kata terucap untukmu
Rona merah senyum bibirmu
Selalu buat ku tersipu malu saat di hadapanmu
Kecantikanmu begitu mempesona buatku
Dan bayang dirimu selalu ada di setiap jalanku
Ku ingin ucap satu kata yang selalu membuat hatiku berdebar
Satu kata bahwa aku ada cinta untukmu
Kau selalu mengisi canda dan tawaku
Kaulah pujaan hatiku dan ku yakin nanti
Ku bisa memilikimu selamanya
Dan bukan sekedar hayal pada awal ini
Kau bagai cahaya rembulan yang selalu beri terang malamku
Rasa yang kumiliki untukmu adalah suci
Dan kuyakin inilah yang dinamakan cinta

Kamis, 11 September 2008

Cemburu Karena Cinta

"setia waktuku"

Saat ku ingat dirimu
Sungguh bahagia diriku ini
Kau begitu mempesona di hatiku
Hingga ku mampu memberi cinta tulus padamu
Seiring berjalanya waktu
Timbul pertanyaan antara cinta dan tak percaya
Kau terindah bagiku dan juga kau adalah nyawaku
Tapi lihatlah dirimu saat ku sapa seseorang
tiba-tiba kau diam padaku, bahkan mukamu berubah kusut
Ku tanya kenapa??
Kau marah padaku tanpa alesan jelas
Diriku tau kau marah karena cemburu
Yakinku pasti akan cintamu
Kau cemburu karena cintai diriku
Tapi percayalah akan diriku yang selalu cintaimu
Takan pernah ku hianati cinta suci ini
Karena cinta ini telah ku ukir dalam hati yang terdalam

Ingin Mencari Penggantimu

"setia waktuku"

Kau adalah bayang masa laluku yang terindah
Yang pernah kumiliki dan paling sempurna
Tapi kini kau pergi dan bersamanya
Taukah kau kasih...
Aku disini menangis karena mengenangmu
Ku tahu kau meninggalkanku bukan kehendakmu
Tapi di diri ini tak pernah bisa melepasmu
Hari berganti hari demikian musim yang berganti
Ku telah lama sendiri
Hanya di temani bayang akan bersamamu dulu
Ku lihat kau mulai bahagia dengannya
Tapi apakah kau melihat, merasakan hal sama didiriku
Aku saat bertemu didepanmu kutunjukan bahagiaku
Tapi itu hanyalah luar dari kenyataan
Dalam hatiku cemburu bahkan menangis karena sadar
Bahwa kau bukan miliku lagi tapi miliknya
Dan sadarku buatku jauh lebih mengerti
Bahwa tak akan bisa memilikimu lagi
Walau dengan setia kutunggu hingga akhir hidupku
Telah begitu lama aku terdiam dalam setia menunggu
Kini kesadaran akan semua yeng terjadi
Aku ingin mencari penggantimu
Yang kuharap bisa mendapatkan sepertimu
Bagai bidadari yang penuh pengertian
Dan kuharap lebih
Kau bahagia denganya
Begitu juga diriku yang mendambakan kebahagiaan
Akan memiliki kasih dan memberikan sebentuk pengertian
Canda, tawa cinta dan saling memahami dalam duka

Pagiku Penuh Bahagia

"setia waktuku"

Nyataku ku bahagia pagi ini
Yang telah ciptakan pagi indah bersama dia dalam hidupku
Yang memberikan pesona semerbak
Yang setiap kali kurasa sejuk di hati
Indahnya tak pernah habis di mataku
Kehadiranya membawakan ku bahagia pagi ini
Pagi yang segar ini membawakan sejuta arti
Dan mungkin ku kan sepi bahkan beku bila tak ada kau di pagi ini
Aku sangat mengaguminya dan mencintainya
Karena kau begitu indah dan nyata dimataku
Kehadiranmu wahai kasih pujaanku
Di setiap waktuku aku selalu tersenyum karenamu
Kerana apabila ku sedih
Hanya kau yang mampu memberiku canda dan tawa
Sambil menikmati udara segar pagi ini
Kehadiranmu pagi ini adalah kebanggaanku menjalin cinta denganmu
Tak mungkin kau lari dari kenyataan cinta ini
Karena engkau telah terpatri di dalam hatiku
Terimakasih karena pagi ini kau hadir membawa kesejukan jiwa
Sampai kapanpun takan kulupakan engkau
Wahai kasih sang pujaan hatiku

Malam Tanpa Bulan

"setia waktuku"

Malam ini ku tersudut sendiri
Menikmati lamunan pada sang kasihku di sana
Bersama malam aku terdiam tak ada teman
Tak seperti biasa yang kadang di temani cahaya rembulan
Bintangpun tak muncul di malam ini
Semakin penasaran rasa ingin memandang bulan
Ku buka jendelaku dan ku lihat ke arah langit
Ternyata sama, memang sepi bahkan langitpun kelam tak berbintang
Apa semua ini adalah tanda dariku
Bahwa ku akan selalu kelam seperti malam ini
Yang tak ada indahnya cahaya rembulan
Oh...kasih
Temanilah diriku ini yang sepi
Dan tetaplah di sini hingga bulan tiba memberi cahaya indahnya
Bila kau tahu ini kan ku ajak mencari jajak bulan
Dan memberinya suatu ucapan
Berikan cahayamu selalu saat diriku sepi
Karena tak mungkin kasihku menemani terus hingga larut malam

Rabu, 10 September 2008

Kaulah Terindah

"setia waktuku"

Dari sekian lama ku ketahui
Kaulah yang paling setia menemani
Waktu yang telah lama kita ketahui
Kau tetap masih selembut dahulu
Seiring memintaku untuk menjagamu
Dan memintaku selalu teratur dan tepat waktu
Saat ku terlelap dirimulah yang selalu ada dalam mimpi
Dalam nyata kau membenarkan letak selimutku
Yang tak sengaja jatuh geser dari tubuhku
Angin rindupun bersemilir di lembah kasih
Kau dan aku berpeluk mesra
Lihatlah ke luar jendela sayangku
Kau lihat kilauan cahaya indah
Dan suara setetes embun yang jatuh
Ku yakin kau masih selembut dahulu
Kita semua sama dalam hal cinta
Kaulah terindah di hatiku
Biarlah cinta ini merasuk hingga dalam di
Lembah kasih, lembah mandalawangi
Kau akan selalu ada untukku
Dan selalu terindah di hatiku

FS : erwin_taurusbara@yahoo.co.id

Menantikanmu Kembali

"setia waktuku"

Kau yang telah pergi
Kuharapkan kembali mengisi hati sepi ini
Menabur bahagia penuh canda tawa
Aku yakin dirimu masih mencintaiku
Hanya sementara waktu kamu ingin pisah dariku
Sayangku, ku harap maaf jika selama ini
Ku sering mengacuhkan dirimu
Aku sadar satu hal, kaulah yang ku cinta
Kaulah yang membahana dalam jiwa ini
Aku berjanji bila kau kembali
Takan pernah ku lepas dari pelukan hangatku
Bila kau ada di sini
Aku berjanji akan selalu memberi
Sebentuk pengertianku akan cinta yang kupunya
Demi kamu sayang, akan aku lakukan yang terbaik
Untuk buatmu bahagia selalu
Saat ini tanah gersang bahkan rumputpun layu
Tapi aku yakin bila kau kembali disisiku
Semua akan berubah sejuk dan rumputpun berubah
Menjadi lahan penuh bunga yeng menebar wanginya
Sayangku, ku akan selalu menunggumu di sisini
Hingga cinta ini kan bersatu kembali
Pada titik awal kita bertemu
Cepatlah kembali sayang,,diriku sepi tanpamu

Pencarian Cinta

"setia waktuku"

Diriku yang selalu terabaikan oleh cinta
Walau ku punya sejuta kata cinta yang tulus
Sebagai insan yang membutuhkan cinta
Aku ingin cinta ini bisa di terima sebagai pelindung hati mereka
Tapi mereka menganggapnya cinta yang ku punya hanyalah hina
Aku yang selalu memberikan cinta dan menanti balasan cinta yang tulus
Semua berbalik pendapat
Mereka membenci cinta yang ku punya
Dan mereka hanyalah mencari tapi tidak melihatnya
Waktu yang terus bergulir membuatku mengerti
Betapa berarti setia akan waktu dalam pencarian cinta
Dan dari ini ku takan merasa sepi tanpa hadirnya cinta
Cukup ku punya cinta yang tulus dan berarti dalam arti cinta

Rindu Akan Cinta Yang Hilang

"setia waktuku"

Aku bertahan di sini karenamu
Setiap ku melangkah, dan ku daki gunung terjal
Semua telah ku taklukan dengan keagungan cinta
Keagungan cinta yang kuat telah kau berikan padaku
Yang sanggup menjadi segalanya di semua kedudukanya
Tapi kini ku rasakan lelah dan tak mampu lagi untuk melangkah
Bahkan tak mampu lagi tuk melihat
Semua menjadi suram dan terkenang dalam lamunan
semenjak kejadian itu
Kepergianmu membawakan sisa bagiku
Namun kasih sayangku tak juga padam sampai disini
Gelombangnya semakin menjadi karena rindu yang ada
Walau kau menghilang dari peraduan cintaku
Tapi aku masih utuh menyimpan cinta ini padamu
Dan ingin sekali hari hariku bisa mengungkap cinta
Di hadapanmu selalu
Di iringi pelukan hangatmu yang erat membungkus rindu
Rinduku ini akan ku sampaikan selalu
Lewat puisiku yang tak henti ku ukir dari hatiku
Rinduku akan cinta yang hilang
Tetap kekal dan selalu untukmu kasih

Cinta Semu

"setia waktuku"

Kasihku yang dulu....
Kemanakah kau pergi dari dunia ini
Kau tinggalakan kenangan pahit di hati ini
Hingga ku terluka dalam sedalam dasar laut
Kau tak punya hati, menyia nyiakan diriku
Hanya untuk kesenangan duniamu saja
Kau mengundangku dalam cinta semu tak bermakna
Cinta di atas kata tanpa dari dasar hati
Ku tak berdaya karena kau racun semu
Kau curahkan cintamu yang semu di hadapanku
Bila ku ingat masa laluku aku ingin menangis
Begitu pilu bagai tertancap karang tajam
Apakah kau mencari cinta hanya untuk kesenangan hatimu??
Kau menyiksaku secara halus hingga ku tak mengerti
Apa yang sedang kau perbuat.
sungguh kau nyata tapi begitu semu buat ku
Kini telah ku tapaki jalan bertejal tanpa halangan
Dan kau memberiki sebuah arti yang sangat berarti
Tak ingin ku ulang tentang ini semua
Karena cinta ini adalah cinta semu
Yang akan selalu di jajah oleh pencari tak bermakna

Izinkanlah Cintaku Menyatu Dalam Hatimu

"setia waktuku"

Setelah sekian lama ku tunggu
Dan inginku akan sesuatu darimu
Akhirnya....
Senyuman yang kuharap darimu
senyuman sahabat yang selalu bawamu dekat denganku
Janganlah sampai hilang senyummu itu
Wahai sahabat yang ku cintai
Dan takan pernah ingin ku temukan kau pergi dari tatapanku
Dan pergi dariku hatiku yang sangat memujamu
Ini kan membuat diriku sepi akan sahabat baikku
Kini ku mulai lembaran baruku
Ingin ku ungkap dan kuberikan
Tentang misteri cintaku kepada sahabat wanitaku
Yang berawal hingga sekarang
Tak satu waktupun bisa ku tunjukan padamu
Karena kesibukanmu, dan ketiadaan waktumu untukku
Wahai sahabat yang ku cinta dan ku puja
Sesegar wajahmu, sesegar parasmu
Sebegitu besar rasa cinta ini untuk memujamu
Kau yang selalu mempesona dalam jiwaku
Takan pernah bisa lari dari kenyataan cinta
Semanis senyumu, seindah rambutmu, dan selembut kulitmu
Ku rasakan ada kesegaran nafasmu yang menghembuskan cinta
Kau selalu menhiasi sisi hidupku
Engkaulah sahabat yang menjadi jiwa dan belahan hatiku
Keindahanmu tak pernah habis ku dari kehidupanku
Seketika ku cinta, sayang dan
tak lepas dari kemesraan dalam hati dan iman itu dari padamu
Ingin ku nyatakan dan ku berikan cinta ini
Hanya tuk peroleh segenap cinta dari hatimu
Yang kunantikan mampu menggantikan cinta masa laluku
Kini ku masih memendam rasa cintaku
Ku ingin berikan hanya untuk sahabat yang ku cintai
Wahai kau sahabat yang ku cinta
Ku beranikan untuk ungkap cintaku padamu
Sekalipun kau merasa tak pantas untukku
Kan ku ikhlaskan selalu untuk memberi cinta ini padamu
Sekalipun kau menolakku dan ku siap menerima itu
Hanya untukmu seorang sahabat mampu merasuk dalam hatiku
Dan sekalipun tak berkenan di hatimu
Dengan hati tulus ku akan selalu menjaga hatiku
Sebesar rasa hatiku yang kupunya hanya satu yang ingin ku ucap
Kau tahu, hingga kau bisa bersamaku
Dan kuharapkan kau mengetahuinya
Aku ingin kau bukan hanya sekedar menjadi sahabatku
Tapi bisa selalu bersamaku, dan bila kau mampu
Izinkanlah cinta ini merasuk dalam hatimu untuk menyatu.

Izinkanlah Cintaku Menyatu Dalam Hatimu

"setia waktuku"

Setelah sekian lama ku tunggu
Dan inginku akan sesuatu darimu
Akhirnya....
Senyuman yang kuharap darimu
senyuman sahabat yang selalu bawamu dekat denganku
Janganlah sampai hilang senyummu itu
Wahai sahabat yang ku cintai
Dan takan pernah ingin ku temukan kau pergi dari tatapanku
Dan pergi dariku hatiku yang sangat memujamu
Ini kan membuat diriku sepi akan sahabat baikku
Kini ku mulai lembaran baruku
Ingin ku ungkap dan kuberikan
Tentang misteri cintaku kepada sahabat wanitaku
Yang berawal hingga sekarang
Tak satu waktupun bisa ku tunjukan padamu
Karena kesibukanmu, dan ketiadaan waktumu untukku
Wahai sahabat yang ku cinta dan ku puja
Sesegar wajahmu, sesegar parasmu
Sebegitu besar rasa cinta ini untuk memujamu
Kau yang selalu mempesona dalam jiwaku
Takan pernah bisa lari dari kenyataan cinta
Semanis senyumu, seindah rambutmu, dan selembut kulitmu
Ku rasakan ada kesegaran nafasmu yang menghembuskan cinta
Kau selalu menhiasi sisi hidupku
Engkaulah sahabat yang menjadi jiwa dan belahan hatiku
Keindahanmu tak pernah habis ku dari kehidupanku
Seketika ku cinta, sayang dan
tak lepas dari kemesraan dalam hati dan iman itu dari padamu
Ingin ku nyatakan dan ku berikan cinta ini
Hanya tuk peroleh segenap cinta dari hatimu
Yang kunantikan mampu menggantikan cinta masa laluku
Kini ku masih memendam rasa cintaku
Ku ingin berikan hanya untuk sahabat yang ku cintai
Wahai kau sahabat yang ku cinta
Ku beranikan untuk ungkap cintaku padamu
Sekalipun kau merasa tak pantas untukku
Kan ku ikhlaskan selalu untuk memberi cinta ini padamu
Sekalipun kau menolakku dan ku siap menerima itu
Hanya untukmu seorang sahabat mampu merasuk dalam hatiku
Dan sekalipun tak berkenan di hatimu
Dengan hati tulus ku akan selalu menjaga hatiku
Sebesar rasa hatiku yang kupunya hanya satu yang ingin ku ucap
Kau tahu, hingga kau bisa bersamaku
Dan kuharapkan kau mengetahuinya
Aku ingin kau bukan hanya sekedar menjadi sahabatku
Tapi bisa selalu bersamaku, dan bila kau mampu
Izinkanlah cinta ini merasuk dalam hatimu untuk menyatu.

Gejolak Cinta

"setia waktuku"

Detik masa bergulir nyata
Telah membawaku ke gerbang cinta.
Kian indah mempesona
Bagai musim semi yang tumbuh seiring berganti musim
Seuntai kata ku ucap akan kedatanganya
Dengan membawa cinta ke peraduan ini
Sangat ku nikmati semua ini
Indah, dan menghangatkan jiwa yang beku
Ku telah menyimpan setengah rasa cinta untukmu
Kuharap suatu hari nanti kau bisa menerima sebuah ketululusanku
Hanya dengan sebuah cinta yang suci
Ku harap pada-Mu berikanlah sebuah keyakinan
Atas cinta yang bergejolak ini
Menjadi arti cinta yang sesungguhnya.

Selasa, 09 September 2008

Ingin Ku Hapus Janji Setiaku

"setia waktuku"

Waktu terasa semakin berlalu
Ingin juga ku tinggal janji kita
Dan ingin kuhapus semua cerita kita akan janji setia
karena ku tahu dan ku yakin
Takan lagi ada semua cinta di hatimu
Kini hanya ada puing puing cinta di hatimu
Dan diriku meraung dalam kesepian akan kasih
Sudikah jika seseorang singgah di hatiku
Ingin rasanya ada pengganti kasihku dulu
Yang kini hilang dan tak mungkin untuk kembali
Aku ingin mencinta lagi dan di cinta lagi
Tapi bisakah untuk itu???
selalu tanda tanya buatku
Tapi satu janjiku untuk setia
Takan ku sia siakan bila ku temukan cinta kembali
Dalam perasaan ini tak pernah ku merasa bahagia
Hanya memikirkan dia tuk kembali

Yang Terindah Dan Terbaik

"setia waktuku"

Jika hidup untuk sekali
Izinkanlah diriku untuk mengucap dan mempunyai
Hal yang indah dan terbaik buatku
Dialah pilihanku
Sekian lama ku sendiri
Ingin hari ini ku bangkit dalam pencarian cinta
Aku tak mau terpuruk dalam janji cinta abadi
Karena ku tahu hidup dengan cinta
Buatlah hidup penuh kasih sayang tanpa sakit dan dengki
Kini ada perasaan yang ku pendam untuk seseorang
Dialah pilihanku karena dia baik
Entah apa yang terjadi nanti
Tapi ku yakin dialah terindah dan terbaik nanti
Ingin ku gapai rasa ini cepat cepat
Untuk bisa segera melupakan janji yang kutakuti

Cinta Di Sore Hari

"setia waktuku"

Hari yang tertutup awan panas
Berganti dengan cerah nan indah di sore ini
Lihatlah sayangku
Lagit telah terbentuk kemerahan akan keinfdahanya
Sambil ku tatap senyum indahmu
Kau peluk mesra tubuhku saat langit merona
Ingin ku katakan pada awan yang indah
Berikanlah cinta yang indah selalu seperti dirimu
Yang menampakan sore indahmu
Aku ingin engkau tau satu hal
Kaulah terindah dalam hidupku
Dan ku persembahkan puisi di sore ini hanya untukmu
Yakinlah bahwa di sana selalu ada untukmu
Yaitu orang yang selalu mencintaimu

Selamat Tinggal Masa Lalu

"setia waktuku"

Kututup hatiku untuk seorang dirimu
walaupun ku masih punya rasa cintaku
Ku ingin melangkah dangan hal pasti
Cinta yang kupunya hanyalah hayalan indahku
Aku ingin melupakanmu
Walaupun sepi tanpamu
Kuingin kau jauh dariku
Biar tak ada rasa benci di antara kita
Biarkan aku mencari penggantimu
Jangan kau cari diriku lagi
Biarkan dan ku mohon doakanlah untuku
Biar ku bisa raih bahagiaku
Dengarlah aku di sini
Ku ingin lupakan semua tentang janji kita
Maaf bila semua yang ku lakukan salah
Tapi aku ingin melangkah
Tak mau ku terdiam sepi bersama dunia hitam ini
Selamat tinggal masa lalu
Maafkanlah segalanya
yang pernah kulakukan padamu
Dan ku ingin kau bahagia bersamanya
Demikian juga biarkanlah diriku mencari penggantimu
Untuk bahagiaku di hari berikutnya

Cinta Itu Indah

"setia waktuku"

Hai sobat...
Taukah dirimu bahwa cinta itu indah
Cinta bisa buat kau kuat akan segalanya
Cinta itu indah bila benar kau artikanya.
cinta itu menyakitkan bila kau campur dengan dustamu
Hakekat cinta ada pada arti yang sesungguhnya abadi
Kau akan merasakan cinta bila kau merasa seperti
Kau cinta pada-Nya
Takan berubah dan takan merasa sakit di hatimu
Kita hanya manusia yang punya ego kompleks
Tapi buatlah dirimu mengerti akan cinta sesungguhnya
Jangan kau pandang dari luar saja
Tapi lihatlah ketulusanya, kesucianya
Dan apa adanya dia itulah cinta

Aku Rindu Padamu

"setia waktuku"

Siang ini ku terasa lemas dan terlamun dalam kursi
Aku ingat akan kejadian silam
Saat indah bersamamu
Kini ku hanya sendiri yang merasakan keindahan
Dalam lamunanku tentangmu
Tetes air mata selalu ada sepanjang hari sepanjang waktu
Ya,,,aku sadar bahwa itu rindu atas cinta yang kupunya
Tapi,,,itu hanya akan jadi sebuah bayangan yang tak ada henti
Dalam diriku
Rindu,,,Rindu,,,Rindu,,,itu yang selalu ku ucap
Kasihku...
Kau telah pergi dan takan pernah kembali untukku
Tapi ingatlah dalam janji setiaku padamu
Aku akan selalu ingat dan selalu mencintaimu dalam hari-hariku
Dan aku akan selalu merindukanmu

Cinta Abadi

"setia waktuku"

Wahai kasihku...
Taukah dirimu bahwaku di sini selalu menunggumu
Tiga tahun telah berlalu
Ku tapaki hidup sendiri di sini tanpamukasih
Kutahu kita takan bisabersama lagi
Tapi aku akan selalu menunggumu di sini hingga ujung waktuku
Kau tinggalkanku karena terpakasa
Dan pilihanmu adalah kebaikan demi kita berdua
Tapi andai aku tahu maksudmu dulu
Takan kubiarkan kau melakukan itu

Dirimu sungguh sempurna di hatiku
Hingga kini ku coba mencari penggantimu
Tapi sulit bagiku untuk melepas cintaku padamu
Hari hariku selalu menangis hanya karena mengenang
Masa lalu yang terlalu indah
Oh...Sayangku
Bila kaumendengar seruanku
Balaslah dengan kata kata yang kau terbangkan
Bersama angin damai pembawa rindu

Ya Tuhanku...
Bila memang dia tak bisa bersamaku
Ijinkanlah ku bisa membawa cinta ini sampai akhir nanti
Dan buatlah diriku bahagia hanya dengan memiliki cinta ini

Senin, 08 September 2008

Mengagumimu Dengan cinta

"setia waktuku"

sendiriku di sini menulis puisi, dan
hari demi hari ku jalani hidup dgn penuh sesak
disini ku menunggu jawaban yg tak pasti
adakah kau disana memikirkanku juga
aku yang sangat mengagumimu dengan cintaku
aku yang terlanjur jatuh cinta padamu
meski ku tahu cinta ini terlarang
tapi bagaimana cara melupakanmu
ajari aku melupakanmu
kau terlalu sempurna di bayang imajinasiku
tapi ku tahu kini kau hilang]
dan takan pernah kembali ke peraduanku
kau lepaskan aku karena terpaksa
tapi kini ku ingin melupakanmu
demi kebahagianku dan merubah hidupkku
salahkah aku mencintai dia ??

Aku Ingin Melihatmu Bahagia

"setia waktuku"

Apa aku biang segala kesalahan
Bagimu aku tak bisa mengerti
Bagimu aku tak pernah mau tau
Bagimu aku orang yang begitu tega
Mungkin aku memang tak punya hati dan perasaan

Karenaku.….
Kau menangis dan kecewa
Begitu terluka dan menderita
Namun terselimuti tawa dan senyummu
Tapi aku tau….

Begitu laknatkah aku…
Hinggaku tak bisa membahagiakanmu
Hinggaku tak bisa membantu beban hidupmu
Hinggaku tak bisa menjadi seperti harapmu
Mungkin ku tak pantas untukmu

Jangan kau paksakan cintamu
Bila kau terbunuh
Jangan kau paksakana hati dan jiwamu
Bila kau menderita
Karena aku tak mau….

Ku mau hidupmu bahagia
Ku mau senyum dan tawamu
Ku mau kedamaian dan ketenangan hatimu
Meskipun hanya bisa melihat
Tapi aku bahagia….

Arti Cinta

"setia waktuku"

Sedari dulu kukatakan semuanya..
Ada cinta yang merekah di hati..
Bukan sekedar kobaran yang merekah..
Membakar jiwa yang melelah..
Dan menanti kepastian yang memudar...

Arti cinta sejati yang kutemukan..
Sejatinya tak ada pada kata-kata..
Tiada melekat dalam samudera..
Dan tenggelam laksanakan matahari..
Serta merta merekah bersama cakrawala..

Cinta sejati adalah yang mengerti..
Mau memahami bahwa dunia itu berarti..
Dan hilangkan rasa gundah meski mendengki..
Sengat dunia yang meracun, tiada goresan..
Tapi cinta yang membelai..
Bekasnya kan slalu terukir...
Indah buruk rupanya jua..
Cinta tak seburuk dari tuah kita...

Kesepianku ( Pujangga Kesepian )

"setia waktuku"

Cibirkan lagi kata-kata itu...
Kata kata tak bersajak..
Merayap dalam segi baitnya..
Kukembali termenung dalam sesaat..
Apakah gerangan tangan ini tuliskan...
Sedangkan asa ini terus mencekam..

Oh... kenangan yang sudah...
Haruskah berlalu sedemikian rupa..
Di mana jibaku menantikan kepastian..
Akan rupa cinta yang kian abstrak...
Adakah lagi tangannya mengalun..
Sibakkan rasa sepi yang semakin kalut..

Hambaku telah hilang...
Mencari jawaban pun kutak sanggup lagi..
Kalut dan derita saja slalu dicicipi..
Kuharus berperang lagi melawan dunia..
Yang semakin kusam dan kejam menusukku..
Aku berlari..tapi slalu terjatuh..
Sepi ini, buatku menangis...
Dan menantikan dia slalu yang aku cintai..

Jumat, 05 September 2008

Penantian Dalam Janji Cinta Abadi

"setia waktuku"

Mengertilah kasih yang terkasihku
Aku menuliskan puisi ini di iringi air mata
Aku terlalu merindukanmu
Sejak kau hilang dari peraduan cintaku
Aku mersa kesepian akan kasih tercintaku
Bahkan mata ini buta tak mampu untuk menatap
cinta yang seiring waktu selalu ada yang menepiskan cinta untukku
diriku tahu kau sekarang bersamanya
Semua karena pakasaan dari kedua orang tuamu
Sungguh tak kuasa hati ini menahan sedih
Karena ku tahu
Hilangnya dirimu takan mungkin bisa kembali di peraduan cintaku lagi
Saat ini ku sangat merindukanmu
Yang terlelap dalam diammu
Bahkan untuk sekarang
Tak mungkin kau akan mengingat janji kita dahulu
Dan tak mungkin juga akan kau kenang dan kau ukir dalam hati lagi
Derai tawa dan juga air mata kita
bahagia dan kecewa
Yang mengisi hari-hari kita bersama
Pagi hingga sore tiba
Ku beri makna untukmu
Kini ku hanya bisa kirimkan salam ke hatimu
Tapi tak mungkin lagi sampai menerobos ruang hatimu
Untuk mengingatku kembali
Meski hanya dalam mimpimu
Dan karena itu mengertilah
Seseorang dan itulah aku yang akan menunggu dengan abadi
Di sini hanya untuk kamu seorang

Kamis, 04 September 2008

Cinta Abadiku ( Arti Win32 )

"sweet memories"

Tiga tahun telah berlalu
Kau tinggalkanku dan tinggalkan janji kita
Taukah engkau wahai yang ku cinta
Tiga tahun lebih hari-hariku selalu ada tangis setiap saat
Hanya karena cinta
Diriku lemah tanpamu dan aku mengerti akan kuatnya cinta abadi
Walau kau telah bersamanya dan hampir mempunyai keluaga
Aku disini selalu ada untuk mencintaimu walau jadi orang kedua
Kaulah cinta pertamaku dan dalam janjiku
Kaulah cinta terakhirku
Aku berjanji dalam ukiran bertulis dengan darah
Setiap tanggal tertentu ku selalu kucurkan darah sebagai tanda janji kita
Win32, ya itulah sebutanku
Hari pertama kau menerima cintaku adalah tanggal tiga bulan dua
Kau lepaskan aku dengan alesan tak jelas juga tanggal tiga bulan dua
Kau lahir tanggal tiga bulan dua
Kita buat janji di tanggal tiga bulan dua
Ku terluka demi menyelamatkan jiwa dan ragamu sampai ku berlumur darah
Dan sampai tak sadarkan diri tanggal tiga bulan dua
Hingga ku buat suatu ucapan antara mati untuk menunggumu adalah tiga bulan dua
Aku ingin dari semuanya janjiku tepat
Ingin rasanya mencari penggantimu
Tapi sungguh ku tak mampu untuk itu
Dan takan satupun bisa menggantikanmu di hatiku
Melayang terbang tinggi bebas bersama nafas terakhir adalah penantianku
Aku tak ingin hanya karena cinta aku harus merana
Hilang nyawaku sia-sia sungguh ku tak ingin
Hanya satu harapan terakhirku pada sang pencipta
Bila Engkau memang ciptakan cinta abadi buatku
Berilah kebahagiaan untuku hanya dengan mengingatnya
Dan berikanlah suatu nafas terakhi di diri ini yang bermakna
Dan berguna bagi insan lain yang membutuhkanya
Aku tahu takan pernah bisa ku miliki dia
Aku menunggumu di keabadian cintaku
Yang kan ku bawa hingga ku mati nanti
Cintaku...
Janganlah sedih akan nasib aku yang akan terjadi..
Bila suatu ketika, kau terpisah selamanya dari raga ini...
Maut yang berjalan-jalan di dunia mencari...
Mencari hanya tuk memisahkan...
Ya...akan memisahkan kita suatu hari nanti..
Janganlah merasa kehilangan...
Walaupun sudah tak bernyawa...
Ingatlah janji kita selama hidup ini..
Antara win32 semua akan selesai
Sayangku..
Sadarlah bahwa ku sungguh mencintaimu...
Kumengerti akan situasi yang tak mendukung..
Tapi beban yang kuemban ini akan tetap ringan..
Selama cinta ini menjaga dan terus berada..
Dan ku yakin abadi dalam raga dan nyawaku
Kesementaraan inilah yang buat cinta abadi..
Sekalipun raga aku mati,jiwa aku kekal...
Ukiran dalam hati kita takkan terhapus...
Dan janji atas segelas kucuran darahku akan menjadi bukti...
Hingga tanah menyatu dalam tubuh ku...
Hingga nafas aku tercabut dari akarnya.
Aku tak pernah sesali cinta ku padmu
Karena keabadiannyalah yang aku cari..
Sejatinya jiwa dan raga tlah lenyap...
Sayangku...di dunia tak ada yang mampu..
Memisahkan kamu dari jiwa cintaku...
Hanyalah maut yang memisahkan cinta ini...
Dan manusia lain adalah kesementaraan pula...
Jangan takut mencari cinta...
Selama aku di dunia... aku akan menikmati cinta yang kupunya
Walau aku harus menangis setiap waktu di hari hariku..
Hingga maut memisahkan cintaku padamu..selamanya...
Win32 adalah janji awal dan janji akhirku pada cinta

Menanti Walau Hati Sakit

"setia waktuku"

Sayang..
Mengapa engkau pergi tinggalkan aku..
Padahal kesudahanku belum pada saatnya..
Apakah gerangan kabarmu di sana..??
Bahagiakah engkau mengukir harimu di sana??
Oh aku tak sanggup melihat senyummu yang dulu..

Air mata yang jatuh membasahi..
Hanya menuliskan luka yang pedih di hati..
Karena cintaku yang dalam dan besar padamu..
Tahukah engkau, setiaku ini membelenggu..??
Hanya bayangan semu itu yang melintas..
Membuat air mataku berceceran..
Karena mengingat kenanganmu, aku terluka..

Engkau katakan sayang..
Engkau peluk aku dalam hangat...
Namun sekejap saja engkau pergi dariku..
Dan tutup lembaran itu hingga kau kembali..
Kuharus tetap bersabar menanti dirimu, sayang..
Sekalipun sakit dan perih menyiksaku..
Tapi yakinku ada untukmu..
Percayaku bahwa engkau kan kembali..
Menghapus air mataku dan membahagiakan daku..

Kata-Kata Cinta

"setia waktuku"

Sobat..taukah engkau bahwa cinta itu, meskipun dia jauh tapi tak pernah terasa jauh. Mengapa?? Karena hati yang menyatukan membuat cinta itu terasa menyeberangi di antara satu jiwa ke jiwa lainnya yang saling mencinta. Ibarat jembatan yang kokoh dan aman tuk diseberangi, cinta memberikan keamanan dan keleluasaan serta kesadaran untuk saling mempercayai satu sama lain. Oleh karena itu, cinta itu bisa diibaratkan sebagai tali penghubung hati ke hati. Karena cinta sejati akan terasa tetap dekat meskipun jarak memisahkan raga antara satu kasih dengan yang terkasih.

Sayangi kekasihmu dan jagalah komunikasi untuk mempererat jembatan cinta bagi kamu yang menjalani cinta pada jarak yang jauh. Terima kasih...

Kasih Sayangku

"setia waktuku"

Rasa sayang ini begitu dalam padamu..
Tapi apakah kau sungguh mengerti..
Kuhanya manusia yang tak luput dari salah..
Kuhanya debu yang siap terbang oleh angin..
Namun kutakut berpisah darimu..
Yang akan buatku mati dalam kekelaman..

Kukejapkan dada ini begitu hangat..
Dan kuletakkan tanganku di atasnya..
Sakit dan perih harus kujuangkan..
Karena ratanya angkara yang meradang..
Melubangi dada ini dengan pedangnya...

Tangisku yang pecah ini tak kuanggap..
Kerugian tak pernah kuperhitungkan bagimu..
Karena untukmu, slalu bahagia yang kuberikan..
Jikalau kau tak temukan dan merasakannya...
Cukuplah kau pejamkan matamu...
Peluk dan ciumku,sejatinya ungkapkan sayangku..

Rabu, 03 September 2008

Sahurku Telat ( Sendiri Tanpa Kekasih )

"setia waktuku"

Ku terbangun dengan penuh kegugupan
Hinggaku telat mempersiapkan sahur
Kemana kau pergi wahai kasih
Aku merindukan suara kamu dari telepon
Dulu, kau selalu berikan isyarat untuku
Walau hanya lewat telepon
Setiap pagiku kau selalu bangunkan aku
Dan mengucap satu kata terpenting
"sayang sudah waktunya sahur"
tapi kini ku hanya bisa menangis bila mengingat itu
kau telah pergi entah kemana
aku akan selalu telat bersemangat tanpamu
Dalam pikirku
Hambaku telah hilang...
Mencari jawaban pun kutak sanggup lagi..
Kalut dan derita saja slalu dicicipi..
Kuharus berperang lagi melawan dunia..
Yang semakin kusam dan kejam menusukku..
Aku berlari..tapi slalu terjatuh..
Sepi ini, buatku menangis...
Dan menantikan dia slalu yang aku cintai..
Pagiku yang selalu sendiri tanpa telepon yang bunyi
Untuk kudengar sebagai tanda ku harus terbangun
Sangat sepi hariku
Penuh tetes air mata saat terbangun dari tidurku

Selasa, 02 September 2008

Hitamku

by : Andra & The Backbone

Masih Adakah Separuh Hatiku
Yang Ku Berikan Hanya Untukmu
Ku Harap Engkau Masih Menyimpannya
Jangan Kau Pernah Melupakannya

Reff 1:

Maafkan Kata Yang Tlah Terucap
Akan Kuhapus Jika Ku Mampu
Andai Ku Dapat Meyakinkanmu
Ku Hapus Sikapku

Masih Adakah Separuh Janjiku
Yang Kubisikkan Hanya Padamu
Ku Harap Engkau Masih Mengingatnya
Jangan Kau Pernah Melupakannya

Back to Ref 1 :

Andai Ku Dapat Memutar Waktu
Semuanya Takkan Terjadi

Reff 2 :

Maafkan Kata Yang Tlah Terucap
Akan Kuhapus Jika Ku Mampu
Andai Ku Dapat Meyakinkanmu
Ku Hapus Sikapku Untukmu
Simpan Separuh Hatiku
Ku Hapus Sikapku Untukmu
Simpan Separuh Janjiku
Ku Hapus Sikapku Untukmu
Simpan Separuh Hatiku

Simpan Separuh Janjiku
Simpan Separuh Hatiku
Simpan Separuh Janjiku

Pisah Untuk Selamanya

"setia waktuku"

Ada setetes kerinduan, secercah harapan
Bersemayam di balik sikap diri
Namun selembar tirai keraguan menyelimuti hati
Semilir angin menyibakkan sedikit keraguan hati

Setitik rasa itu ada dan semakin membara
Hingga membelenggu jiwa nan raga
Padahal dirimu tak pernah ada
Untuk diriku yang setia menanti akan hadirnya raga

Dalam sekejap tirai keraguan hati tersibak
Yang ada hanyalah keheningan dan kehampaan jiwa
Karena dirimu yang telah semaikan luka
Kini dirimu takkan lagi ada
Inilah takdir kita
Berpisah untuk selamanya

Penantian Dalam Sebuah Harapan

"setia waktuku"

Tak henti kumenunggu dikau..
Sang buaian hati di segara jiwaku..
Rupamu yang menyongsong ragaku...
Telah mengubah sgala dukaku yang perih..
Menjadi manis bagaikan madu terbaik..

Hadirmu berikan aku kesejukan..
Wajahmu yang ayu dan rupawan..
Adalah pengobat dan pelipur laraku..
Waktu dan keadaan yang mempertemukan..
Memberikanku jawaban akan pencarian..

Kuhentikan langkah tuk mencari..
Karena kutlah temukan sang bidadari..
Yang kucari selama ini penuh harap..
Hilang dari kesepian yang membara..
Kini tergantikan oleh api cinta darimu..

Meskipun kau kini telah pergi..
Tapi kuharap waktu itu kembali terulang...
Agar kesingkatan itu lama kurasa denganmu..
Kata cinta yang kuucapkan untukmu...
Kini membekas jadi kenangan yang syahdu..
Kadang teteskan air mataku ini...

Namun penantian ini takkan terhenti..
Hanya dikau dan bersamamu...
Ukiran di batu penjuru cinta kita..
Akan menjadi nyata kembali di peraduannya..
Dan biarkanlah semua tau..
Kuhanya menantimu hingga kuberanjak dari dunia..
Meski harap tak kunjung datang...
Kutetap ingin dikau kembali...

Penantian

"setia waktuku"

Titik air hujan turun perlahan
awan mulai tidak bersahabat
bunyi guruh bergelegar
disetai kilat menyambar

Keanehan terasa dalam hatiku
ada sesuatu yang hilang
engan untuk berkata kata

Meskipun badai terus menerjang
kubertahan untuk tetap setia
hingga suatu hari............
kan kuterima darimu
kasih sayang yang seutuhnya

Senin, 01 September 2008

Kehilangan Dirimu

"setia waktuku"

Gerimis sore ini,
mengingatkan aku padamu,cintamu yang pernah ada
yang kini hanya tinggal serpihan kenangan
mengusik memory yang ingin ku lupakan

Kau yang terlalu indah,
Adakah kau tahu sesalku saat ini
mengingat segala rasa yang pernah kau beri
yang tak lagi ku temui di penghujung perjalanan ku
adakah jua kau ingat aku??

Sepi yang kini jadi nyanyian ku...
tak jua mampu menyapa dirimu, yang tak ku tahu di mana??
hingga ku teteskan air mata pun, kau tak lagi peduli
sebesar itu kah benci yang kau punya untukku??

Seandainya waktu bisa ku ulang lagi,
tak kan pernah ku torehkan luka di tulusnya cintamu
tak kan pernah ku pergi tanpa mengingat cinta yang kau beri
namun sesalku ini tak kan pernah membawamu kembali,

Kau yang kini tak ku tahu di mana,..
ku sapa dirimu dengan melodi rinduku
andai kau dengar,ku ingin kau tersenyum untukku
walau hanya sekali saja,
andai boleh ku meminta,
berikan aku cinta seperti dulu walau sejenak,
adakah kau dengar aku, yang memohon di akhir cerita kita??

Kurindukan Dirimu

"setia waktuku"

Wahai kasihku....
Begitu lama tak dengar aroma manjamu
Begitu lama tak mendengar candamu
Aku di sini menantimu dalam kerinduan

Sayangku, aku begitu larut dengan rasa kangen
Tuk selalu peluk engkau dalam setiap tabir hidupku
Tuk menjagamu dalam gelap mataku
Kuingin kau selalu disisi tak jauh dariku

Ku begitu dambakan engkau kembali
dan hapuskan diriku dari dunia penantian
Agar kau bawa aku dalam sisi cintamu
Hingga ku llega dalam rasa kangen ini

Cintaku, gadis manisku
Dengarkanlah selalu rasaku ini
Sekalipun aku telah lama tak berkata padamu
Cinta ini selalu menjagamu

Aku takan lepaskan genggamanmu sayangku
Ku harapkan engkau selalu peluk cintaku
Supaya aku tetap dalam penghargaan
Akan kembalinya engkau bercerita

Sungguh sayangku
Aku begitu merindukan suaramu
Datanglah kemari dunia adinda
Segarkanlah aku dari kekeringan ini

Cintaku,,,,hanya padamu kasih

Hari Pertama Sahur

"setia waktuku"

Tepat jam 3 suara kencang alarm muncul di sebelah telinga
Kaget, dan langsung terbangun dari tidur dan mimpi
Ku langsung basuh muka layuku
Terdengar raungan para hamba-Mu di luar
Ramai dengan seruan saur....saur...saur...
Ya, begitu indah dan nyaman terdengar di telinga
Sebuah tradisi bahwa waktu telah tepat untuk melakukan sahur
Inilah perdana untuk memulai sebuah kewajiban
Sebagai hamba-Nya
Dan penuh dengan ujian yang akan kita dapat
Saat menjelang imsak berkumandang
Sebuah ucapan niat dari dalam hati akan terucap secara serentak
Inilah hari pertama sahur
Tak pernah lupa ku bersyukur
Untuk sebuah kewajiban yang telah datang di depanku
Dan aku ingin menjadi yang terbaik diantara yang terbaik