Senin, 15 September 2008

Jangan Pernah Rebut Kekasihku

"setia waktuku"

Diriku telah berdiri di di tempat surga cintanya
Ketika ku berjalan bersama kasihku
Ku tak meilahat hingga ku tersandung sebuah batu
Saat itu pemandangan yang sangat menakutkan
Telah membuat buta kedua mataku
Kerena menyelimutinya dangan selubung
Buram dan gelap
Ketika ku kembali menatap kulihat
Kumbang kumbang liar mendekati kekasihku
Tak berdaya jiwaku menahan amarah yang amat sangat
Mereka buas tapi teriakan lentang cintaku
Lebih buas dari kumbang kumbang liar itu
Jangan pernah kau rebuat kekasihku
Takan pernah diriku akan melemah saat semua terjadi
Jiwa ini akan membakar amarah perjuanganku
Walau bayang bayang sang maut yang mengerikan
Tengah berdiri di antara mayat mayat cinta

Tidak ada komentar: