Kamis, 21 Agustus 2008

Tetes Air Mata Sang Pujangga

"setia waktuku"
for : D...?yang tak pernah mengerti perasaan orang

Kuberharap bisa mendapatkan cintamu...
Cintaku yang ini, merekah hebat padamu...
Kutelah ciptakan semua yang indah untukmu...
Yang kurasa sempurna bagi siapapun insannya...
Tapi permata kuberi, sembilu ku dapat..
Engkau menolak cintaku...
Kau anggap aku tiada berarti...
Begitu kejam kau katakan padaku...
Tiada rasamu pada hatiku yang mengharapkanmu...
Kau tak tau perasaanku...
Di antara segala rasa yang ada di dunia...
Gemetarku muncul, bila kau katakan itu..
Air mata menetes kembali...
Mutiara air mata sang Pujangga berdesir lagi...
Tiada akhir kesedihan luka hati...
Karena penolakanmu yang jatuhkanku...
Dalam..begitu dalam... ke alam fanaku...
Aku tak sanggup berkata...
Dalam diam aku merajut makna...
Mengharapkan sosok lain...
Yang lebih baik..
Agar pujangga ini, berhenti menangis karenamu..

Tidak ada komentar: