Senin, 17 November 2008

SAHABAT


“Dari Hati Untuk Jiwa”

Wahai para sahabatku yang gembira
Rasakanlah pabila jiwa kalian merasakan indahnya persahabatan
Engkau bagaikan terhanyut dalam aliran sungai
Bahkan bisa tenggelam di dalamnya tanpa tertimbul
Bayangkanlah indahnya sahabat itu seperti air
Yang hempaskan dirimu dari kegundahan
Dan menyejukkanmu dari api kekesalan
Jika engkau tenggelam dalam eratnya sahabat
Katakanlah nama sahabat yang kalian maksud
Hiruplah indah sahabat kalian dengan segenap jiwa
Dia kan datang menarikmu dari ketenggelaman
Membasuhmu dari dinginnya sungai keruh
Dan menghangatkan kalian dengan segudang tawa
Rasakanlah bila kau tenggelam dalam eratnya sahabat
Hanya memendam rasa dan selamanya tertahan
Tertanam dalam di dasar sungai jernih
Jangan kalain diamkan perasaan itu
kegundahan kalian bisa membuatmu tersesak
Bahkan membuat hati lunglai tiada emosi
Coba tuk katakan sahabat dan pandanglah hasilnya
Bagai pedagang parfum bersahabat dengan pengembala
sang pengembala akan ikut bau wanginya parfum itu di tubuhnya
sahabat berlaku demikian
Namun tak berarti sahabat dapat dibeli ataupun dijual
Sedari kubermaksud bahwa sahabat harus saling mengerti dan menerima
Bukan alasan untuk menjauh, dan menghilangkan jejak selamanya
dengan itu engkau tak tenggelam lagi karena sahabat
Katakanlah dengan segenap rasamu apa yang kau rasa
Jangan sampai kalian menjadi lumpur di dasar sungai sahabat
Jadilah nelayan, agar kalian dapat menjaring sebuah persahabatan itu
Agar kalian mengerti, sahabat tersedia dan ada untuk kalian

Tidak ada komentar: