Sabtu, 04 April 2009

Air Mata Kematian

"Kasihku Penyejuk Hatiku"


Pagi ini, dia telah pergi dengan kebencianya
Air mataku mengalir hingga basahi kedua pipiku
Takan ku larang lagi dia
Takan ku pedulikan lagi dia
Cukup sudah penderitaan ini untuknya
Aku akan berjalan sendiri
Mengarungi beban hidup yang sungguh berat di hati
Mereka bukan siapa siapa untukku
Aku ada di antara cinta itu
Cinta yang akan menyakitkan dirinya
setelah semalam lepas dari ucapanya
ku mengerti bahwa diri ini tak pantas lagi untuknya
Ku telah menyakiti hatinya
Walau ku cinta dia
Tapi diri, jiwa, ego ini tak pantas untuknya
Dan bebankulah ternyata yang paling berat


Sungguh tak kubayangkan jika semua terjadi
Keinginanku yang terakhir kali dalam hidup
Aku ingin jiwa ini berguna untuk yang membutuhkanya
Dan bahagialah diriku jika semua ada

Tidak ada komentar: