Monday, November 10, 2008

Pilihan

“Dari Hati Untuk Jiwa”

Percayakah kau dengan kebesaran hati
hati bergerak mengikuti kebenaran
ketika hati terlanggar
diri bergolak berontak
karena hati "ada" untuk menjaga diri
ketika hati terendam cinta kasih
diri dalam kedamaian hidup
mengingkari hati nurani
kegelisahan terjadi dan menampakan diri
tertangkap kamera mata
hati mulai bicara
menentukan pilihan hidup
pilihan yang membingungkan perasaan
kehancuranlah atau kedamaian yang di cari
bila kehancuran yang di pilih
itu pasti emosi
dan bukan dari hati
bila kedamaian yang terpilih itu psti hati
menuntun pikiran
kebesaran dan kesabaran hati itu adalah pasti
karena untuk menuntun jiwa ini
akan ku jaga hati ini
agar selalu milih kebenaran-Nya

Ku Ingin Punya Kasih Terkasih


“Dari Hati Untuk Jiwa”

pertemukanlah aku dengan kasihku
kasih yang menyejukan hati
kasih yang ingatkan diri
kemana langkah menuju di situ jalan-Nya ada
aku ingin jalan kita sama
sama dalam satu Tuhan
sama dalam mencari-Nya
sama dalam ungkapkan rindu pada-Nya
Pada-Nya menyerahkan keikhlasan hidup
hidup telah menjalin bersama
bersama lebih indah karena keindahan adalah sifat-Nya
bersama lebih kuat karena kekuatan milik-Nya
bersama lebih baik karena kebaikan itu darinya
semua terjadi karena keinginan dari-Nya
menjalin bersama dalam ruang rindu-Nya
rindu berdekatan dengan rahmat-Nya
aku telah bertemu kasihku di dunia
tapi aku mencari kasihku yang sejati
SELAMANYA....KINI DAN NANTI......

Air Mata Sedih Dan Bahagia


“Dari Hati Untuk Jiwa”

pada saat sang surya meninggalkan singgahsana,
maka cahayanya yang terang gemintang
di ambilnya pula dari taman taman.
lantas jemari sang rembulanpun mulai menari
di atas mahkota bunga bunga.
dan ketika itu diriku tengah duduk bersama diriku sendiri
duduk di antara pohon rindang
sekedar untuk merenung suasana
alam ciptaan tuhan
selayaknya melayangkan angan angan bertamasya
melewati celah celah ranting dan dahan
di antara bintang gemintang
yang bertebaran layaknya
intan permata atas
pernmadani biru nilam
aku pula yang mengerahkan
seluruh daya dan tenaga
dengan penuh rasa sabar
lantas berkembang melewati setiap halangan dan rintangan
memancarkan cahaya cahaya
yang memberikan kehangatan jiwa pada musim dingin
lantas kuncup kuncupnya bermekaran
dan bersemi ketika datang musim semi
sejuk semilirnya memberikan ketenangan
saat musim panas tiba
dan menghsilkan buah buahnya
ketika musim gugur tiba
maka diriku telah menjumpai cinta

Sunday, November 9, 2008

Tidak Ada Cinta

“Dari Hati Untuk Jiwa”

dari sekian banyak insan yang ku kenal
mereka bersenang karena perasaan
seperti terbang tanpa tujuan
yang mencari tapi tak tetap

mereka terkadang berlari menegjar matahari
tapi setiap kali mereka akan menyerah
dan akhirnya berhenti dan berganti dua tujuan
tak melihat yang di tinggal kecewa atau tidak

terkadang seseorang selalu berkorban demi mendapatkanya
tapi setiap kali hasilnya selalu berbalik
dia tak tahu apa yang kita cari dan kita butuhkan
tapi mereka mencari apa yang buatnya berarti

cinta itu adalah kesatuan
tapi mengapa cinta tercampur dengan kata kepuasan
mereka mendapat kepuasan dan mengartikan karena cinta
dan terbang tanpa tujuan adalah hal yang menggebirakan

aku mengartikan cinta itu suadah tidak ada
dalam kasih yang sempurna
hanyalah kepuasan memiliki rasa yang mereka sebut
dan meninggalkanya bila meraka bosan

Bahagiaku Saat Berpuisi

“Dari Hati Untuk Jiwa”

walau harus ku teteskan air mata
setiap ku gores pena untuk sebuah kata
dan menceritakan apa yang sedang terjadi
pada setiap langkah di diri ini

aku bahagia saat menulis
menangis tiada henti
karena saat menulis itulah diriku yang sadar
akan diriku pribadi

cinta itu tak ada lagi di dunia ini
hanya keadaan dan kebutuhan yang mereka cari
aku akan sendiri hingga mati
dengan menyisakan sebuah hati yang penuh cinta
inginku di hari hari terakhir yang ku tunggu
adalah sebuah kepastian yang tulus dari perasaan
tapi tak sedikitpun ku dengar kabar
bahwa cinta itu ada apa adanya
cinta itu ternyata sangatlah langka

dengan ini ku putuskan
aku akan sendiri hingga mati
dan kan ku ukir barisan cerita bagaimana caraku mencinta
dan bagaimana mengisahkan sebuah kesetiaan
karena akulah pemilik cinta yang murni
akulah seorang pecinta sejati
akulah seorang yang setia
dari situ bahagiaku akan ada saat ku duduk di kursi
sambil menulis cerita sehari hariku

Saturday, November 8, 2008

Izinkanlah Cintaku Menyatu Dalam Hatimu

“Dari Hati Untuk Jiwa”


Setelah sekian lama ku tunggu
Dan inginku akan sesuatu darimu
Akhirnya....
Senyuman yang kuharap darimu
senyuman sahabat yang selalu bawamu dekat denganku
Janganlah sampai hilang senyummu itu
Wahai sahabat yang ku cintai
Dan takan pernah ingin ku temukan kau pergi dari tatapanku
Dan pergi dariku hatiku yang sangat memujamu
Ini kan membuat diriku sepi akan sahabat baikku
Kini ku mulai lembaran baruku
Ingin ku ungkap dan kuberikan
Tentang misteri cintaku kepada sahabat wanitaku
Yang berawal hingga sekarang
Dan sering kali ku ucap pada dirimu
Wahai sahabat yang ku cinta dan ku puja
Sesegar wajahmu, sesegar parasmu
Sebegitu besar rasa cinta ini untuk memujamu
Kau yang selalu mempesona dalam jiwaku
Takan pernah bisa lari dari kenyataan cinta
Semanis senyumu, seindah rambutmu, dan selembut kulitmu
Ku rasakan ada kesegaran nafasmu yang menghembuskan cinta
Kau selalu menghiasi sisi hidupku
Engkaulah sahabat yang menjadi jiwa dan belahan hatiku
Keindahanmu tak pernah habis dari kehidupanku
Seketika ku cinta, sayang dan
tak lepas dari kemesraan dalam hati dan iman itu dari padamu
Ingin ku nyatakan dan ku berikan cinta ini
Hanya tuk peroleh segenap cinta dari hatimu
Yang kunantikan mampu menggantikan cinta masa laluku
Kini ku masih memendam rasa cintaku
Ku ingin berikan hanya untuk sahabat yang ku cintai
Wahai kau sahabat yang ku cinta
Ku beranikan untuk ungkap cintaku padamu
Sekalipun kau merasa tak pantas untukku
Kan ku ikhlaskan selalu untuk memberi cinta ini padamu
Sekalipun kau menolakku dan ku siap menerima itu
Hanya untukmu seorang sahabat mampu merasuk dalam hatiku
Dan sekalipun tak berkenan di hatimu
Dengan hati tulus ku akan selalu menjaga hatiku
Sebesar rasa hatiku yang kupunya hanya satu yang ingin ku ucap
Kau tahu, hingga kau bisa bersamaku
Dan kuharapkan kau mengetahuinya
Aku ingin kau bukan hanya sekedar menjadi sahabatku
Tapi bisa selalu bersamaku, dan bila kau mampu
Izinkanlah cinta ini merasuk dalam hatimu untuk menyatu

Ku Tahu Ku Akan Terluka

“Dari Hati Untuk Jiwa”

Beribu alas an akan kau katakana
Dan beribu kata akan kau ucapkan padaku
Tapi entah mengapa diri ini sulit untuk membendungnya
Dari hati yang selalu pekat hitam
Ku yakin semua adalah karena cinta
Ku bisa cemburu karena ku cinta dia dan dia tak mencintaiku
Di saat persimpangan yang sama
Cinta lebih memilih sebagai kesempurnaan
Hidup yang bisa saling memberi
Malam ini ku temukan jalan sebuah cinta sempurna
Yang tak ku miliki
Hingga ku lontarkan beribu pertanyaan
Untuk ku dapati sebuah perasaanya yang sesungguhnya
Anatara teman dan teman
Karena di hatinya kosong tak ada cinta
Cintanya takan pernah kudapat
Dia yang mengharap kesempurnaan hati dan abadi
Kutahu diri ini dekat denganya
Tapi ku terus ingin coba merasuk ke hatinya
Walalu harus ada beribu cerita adam di hatinya
Ku tak peduli dengan hayal yang ku punya
Yakin dan kekuatan batinku aku adalah sahabatnya
Takan mungkin ku dapat cinta darinya
Dan dia akan bersama orang pilihanya
Sadarku akan amarahku pada batinku
Karena cinta pasti akan terluka
Dan kesadaranlah akan membawa kenangan bahagia

Rahasia Hatiku Padamu

“Dari Hati Untuk Jiwa”

Jiwaku tak ingin lagi
Menyembunyikan rahasia ini
Selama beribu hari telah kunanti
Dan selama ini
Yang kau tahu aku hanya sahabatmu
Dalam rahasia ini ku rangkum sebuah janji
Akan membawamu ke tempat dimana kau suka
Di tepian danau yang biru lazuardi
Saat itu pula kita kan berbincang tentang cinta
Ku manjakan dirimu dengan alunan kasih sayang
Ku genggam tanganmu di setiap kita melangkah
Dan dirimu akan tahu bahwa ku mencintaimu
Saat ini ku akan berikan hanya pada dirimu
Dengan segenap ketulusan
Aku mencintaimu
Katakanlah sayang padaku
Dan jangan kau panggil aku temanmu lagi
Karena semua rahasia aku sayang
Adalah aku mencintaimu
Dan ingin bersama denganmu di setiap
Desir langkahku

Rahasia Hatiku Padamu

“Dari Hati Untuk Jiwa”


Jiwaku tak ingin lagi
Menyembunyikan rahasia ini
Selama beribu hari telah kunanti
Dan selama ini
Yang kau tahu aku hanya sahabatmu
Dalam rahasia ini ku rangkum sebuah janji
Akan membawamu ke tempat dimana kau suka
Di tepian danau yang biru lazuardi
Saat itu pula kita kan berbincang tentang cinta
Ku manjakan dirimu dengan alunan kasih sayang
Ku genggam tanganmu di setiap kita melangkah
Dan dirimu akan tahu bahwa ku mencintaimu
Saat ini ku akan berikan hanya pada dirimu
Dengan segenap ketulusan

Akhir Penantian

“Dari Hati Untuk Jiwa”

Saat ini diriku terbuai
Dalam pengelanaan panjang
Di padang pasir lepas pemikiran
Untuk sekedar mencari pengganti
Sejauh pujaan hatiku
Yang kini bagaikan bayang bayang malam
Yang memberi kesan di atas rerumputan
Waktu berlalu penuh bisu
Hening dan tenang
Semua hanya bayang lalu dan semu
Aku yang selalu mendabakan kasih
Dan sayang dari sang kekasih yang terkasih
Pengelenaan panjangku tak berujung
Dalam sebuah penemuan cinta
Bayang bayang malam
Selalu kujadikan saksi bisu
Dalam akhir penantian
Cinta yang sejati