Rabu, 22 Oktober 2008

Pecundang Sejati


"setia waktuku"

kesepian semakin menjadi
begitu kelam malam ini
adakala sang cahaya menyinari
tapi tak pernah sedikitpun diri ini di sinari

kegelisahan akan kesepianku
membawa seripu kenangan
yang terukir dalam jiwa ini
tentang kau dan aku

namun apalah daya
semua telah sirna
tak ada kata dari mereka
dan tak ada sorak dari sang pengembara
cinta yang selalu semangatkan jiwa

ku adalah pecundang
yang tak tau arah kemana cinta iniku bawa
pecundang sejati
inilah perjalanan cintaku
kan ku bawa selalu
danku terima semua itu
hanya demi cinta
walau ku hanya pecundang
aku menari bahagia di atas sejatinya cinta

1 komentar:

jaeya mengatakan...

mici numpang baca nih,

wah . .. . kayak kisah nyata tu !!

ea, aq boleh copy gag