Selasa, 12 Agustus 2008

Sahabat “cinta”

“setia waktuku”

Engkaulah gulita yang memupus sgala batasan dan alasan
engkaulah penunjuk jalan menuju pulang ke kosongan
dalam samudera terkelam

engkaulah sayang tanpa tepi yang membentang
menuju tempat tak bernama namun ada
ajarkan aku................

melebur dalam gelap tanpa harus senyap
merengkuh rasa takut tanpa harus surut
bangun dari ilusi tanpa memilih pergi
tunggu aku......................

yang hanya selangkah dari bibir jurangmu
untuk sahabat.... dimanapun kamu berada...
lama tidak bertemu bukan berarti lupa.............
bertahan sewindu bukan berarti sebentar,ku harap kamu sadar
kabut pagi mulai dingin... dan tempat ini tak lagi asing

disitulah tempat pertama kita berjumpa,...
tapi sudah tak lagi sama kedudukannya....
Sahabat...matahari kelima akan terbenam tak lama lagi
aku ingin memiliki rasa optimis .....
tapi yang hadir hanya pesimis
aku takut matahari terbenam sebelum semua alur lepas landas

tapi mereka seperti bertahan....tetap bertahan
sahabat kebenaran yang tak bernama tak pernah terputus
datang sebelum waktu hadir sebelum ruang
sahabat rangkul cita cintamu

genggam jangan di lepas lagi
kembangkan sayap bidadarimu.
sisakan satu bulu untukku...
taburkan bintang ... saaat malam kelam
agar duniamu tak lagi suram.

Tidak ada komentar: