Minggu, 10 Agustus 2008

Andai Ada Kasih Di Malam Mingguku

“setia waktuku”

kini sang mentari telah terbenam di ufuk barat...
kini tiba saatnya bagi sang rembulan untuk terbit...
yang di temani sang prajurit-prajurit pemberi harapan itu...
di tepi feri...
terus berdua...
terus bersama...malam minggu yang selalu kunanti
sambil menikmati malam minggu yang syahdu dan romantis...
dan aliran sungai yang mengalir dengan tenang dan lembutnya...
wahai cintaku...
malam minggu yang syahdu ini ku persembahkan untuk mu...
sebagai tanda cinta dan kasih sayangku kepadamu...
wahai sang dewi fortuna...
pada malam yang syahdu dan romantis ini
hingga akhir hayat hidup ku ingin berdua
wahai sang rembulan dan bintang-bintang...
dan air sungai yang mengalir dengan tenang..
jadilah saksi bila cinta dan yang ku cinta datang...
dan datanglah dan temanilah diriku dalam kesepianku..
oh...
sungguh sangat syahdu dan romanti ini....
bila ini ada pada diriku malam ini...
ku kan berjanji kepadamu...
cintakun yang tulus dan murni ini,...
hanya untuk dirimu seorang
bulan dan ribuan bintang akan menjadi saksi...
wahai sang pujaan dan cintaku...
ku berikan malam minggu yang syahdu dan romantis ini
hanya untuk dirimu
ku harap selalu kehadiranmu disini
di malam mingguku yang selalu sepi

Tidak ada komentar: